Page 382 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 382

2)    Bahan Hukum Sekunder, merupakan bahan hukum yang yang
                   memberi petunjuk dan menjelaskan bahan hukum primer, antara
                   lain:

                   a)   Risalah sidang BPUPKI, khususnya mengenai penyusunan
                        konsep keadilan sosial dan Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945;
                   b)   Buku-buku tentang hukum Agraria dan Sumber Daya Alam;

                   c)   Buku-buku tentang judicial review dan hukum acara;
                   d)   Risalah Sidang MK;
                   e)   Bahan-bahan kepustakaan yang berasal dari thesis, disertasi,
                        laporan penelitian, jurnal, surat kabar, kertas kerja,  serta
                        publikasi lainnya.


             3)    Bahan Non-Hukum
                   a)   Buku-buku tentang Konsep Pancasila dan Keadilan Sosial;
                   b)   Buku-buku tentang sejarah kolonialisme di Indonesia;
                   c)   Buku-buku tentang sejarah dan politik agraria di Indonesia;


             2.    Penelitian Lapangan

                   Penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data pendukung
             yang memperkaya dan memperkuat analisis dari kajian tekstual.

             1)    Jenis Data
                   Jenis data yang diperoleh dari penelitian lapangan ini adalah data
                   primer yang tidak mengikat yaitu data yang diperoleh langsung dari
                   keterangan dan pendapat narasumber. Tidak menutup kemungkinan
                   juga diperoleh data sekunder dalam penelitian lapangan ini.
             2)    Lokasi Penelitian
                   Penelitian lapangan dilakukan di beberapa tempat yaitu: Kantor
                   Komisi Nasional Hak Asasi Manusia; Kantor Epistema Institute dan
                   Kantor HuMA, Jakarta. Selain itu, dalam rangka pengumpulan data
                   primer, atas undangan Epistema Institute, Peneliti berkesempatan
                   hadir dalam Focussed Group Discussion (FGD) di Hotel Royal
                   Kuningan, Jakarta, yang bertema “Penyusunan Prolegnas Reforma
                   Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam”.






                       Pemaknaan Hak Menguasai Negara Oleh Mahkamah Konstitusi  351
   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387