Page 315 - Konstitusionalisme Agraria
P. 315

Akibat hukum pembatalan BP Migas
            Dalam putusan itu, Mahkamah Konstitusi memikirkan akibat
            hukum yang dapat timbul dari pembubaran BP Migas. Mahkamah
            Konstitusi menyadari bahwa keberadaan BP Migas sangat penting
            dan strategis sehingga  jangan sampai putusan Mahkamah Konstitusi
            menimbulkan ketidakpastian hukum yang dapat mengakibatkan
            kekacauan dalam kegiatan usaha minyak dan gas bumi.
                 Mengingat bahwa putusan Mahkamah Konstitusi bersifat
            prospektif yang artinya berlaku kedepan sejak dibacakan dalam
            sidang terbuka untuk umum sebagaimana diatur dalam UU
            Mahkamah Konstitusi bahwa: “Putusan Mahkamah Konstitusi
            memperoleh kekuatan hukum tetap sejak selesai diucapkan dalam
            sidang pleno terbuka untuk umum.” Dengan demikian segala KKS
            yang telah ditandatangani antara BP Migas dan Badan Usaha atau
            Bentuk Usaha Tetap, harus tetap berlaku sampai masa berlakunya
            berakhir atau pada masa yang lain sesuai dengan kesepakatan.
                 Selain itu, Mahkamah Konstitusi juga berpendapat bahwa
            untuk mengisi kekosongan hukum karena tidak adanya lagi BP
            Migas maka Mahkamah perlu menegaskan organ negara yang akan
            melaksanakan fungsi dan tugas BP Migas sampai terbentuknya
            aturan yang baru. Menurut Mahkamah Konstitusi, fungsi dan tugas
            tersebut harus dilaksanakan oleh Pemerintah selaku pemegang
            kuasa pertambangan dalam hal ini Kementerian yang memiliki
            kewenangan dan tanggung jawab dalam bidang Migas. Segala
            hak serta kewenangan BP Migas dalam KKS setelah putusan ini,
            dilaksanakan oleh Pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara yang
            ditetapkan oleh Pemerintah. Sebagai ganti dari BP Migas, Presiden
            membentuk Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu
            Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Peraturan Presiden No. 9 Tahun
            2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu
            Minyak dan Gas Bumi.









               284     Konstitusionalisme Agraria
   310   311   312   313   314   315   316   317   318   319   320