Page 425 - Konstitusionalisme Agraria
P. 425

Berbeda dengan Prinsip Domein Verklaring, konsepsi Hak
            Menguasai Negara tidak hendak membatasi penguasaan negara.
            Dalam konsepsi Hak Menguasai Negara, semua tanah, baik yang
            berpunya maupun tidak, berada dibawah kuasa negara. Semua
            hak atas tanah diserap menjadi tanah yang dikuasai oleh negara.
            Bagi masyarakat adat yang masih ada dapat diakui keberadaan hak
            ulayatnya maupun dikuasakan oleh pemerintah agar tanah yang
            dikuasai oleh negara bisa diusahakan oleh masyarakat hukum adat.
            Namun pengakuan terhadap hak ulayat masyarakat adat hanya
            dapat diberikan dengan persyarat bahwa hak tersebut masih adat
            dan tidak bertentangan dengan kepentingan nasional. Tindakan
            aktif pemerintah untuk melakukan pendataan terhadap tanah-
            tanah ulayat tidak pernah dilakukan. Bahkan ketentuan operasional
            berkaitan dengan hak ulayat baru pertama kali dikeluarkan pada
            tahun 1999, yaitu setelah 39 tahun keberlakuan UUPA.
                 Sementara itu dalam Konsepsi Konstiusional Penguasaan
            Negara,  yang dikonstruksi adalah  suatu  upaya  untuk
            menyeimbangkan antara penguasaan negara dengan penguasaan
            tanah oleh warga negara baik secara individual maupun secara
            komunal oleh kesatuan masyarakat hukum adat. Penguasaan negara
            atas tanah dan sumber daya alam harus memberikan manfaat dan
            menghormati keberadaan hak-hak tradisional masyarakat adat.
            Sebaliknya keberlakuan dari hak ulayat kesatuan masyarakat
            hukum adat juga perlu dibatasi sepanjang kesatuan masyarakat
            hukum adatnya masih ada, sesuai dengan perkembangan zaman
            dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.
                 Perbedaan corak penguasan negara dalam ketiga konsepsi
            ini juga terlihat dalam kaitannya dengan pengadaan tanah. Dalam
            Prinsip Domein Verklaring, karena negara atau penguasa diposisikan
            sebagai pemilik hak atas tanah (eigenaar), maka apabila negara
            membutuhkan tanah-tanah tertentu untuk kepentingannya, maka
            negara membeli tanah tersebut dari penduduk. Berbeda dengan
            konsepsi Hak Menguasai Negara, karena negara merupakan
            penguasa tanah yang tertinggi, maka apabila negara membutuhkan
            tanah untuk kepentingan umum yang perlu dilakukan adalah dengan


               394     Konstitusionalisme Agraria
   420   421   422   423   424   425   426   427   428   429   430