Page 427 - Konstitusionalisme Agraria
P. 427

diakui keberadaannya sebagaimana diatur dalam Pasal 16 UUPA.
                                                                         73
            Sementara itu, dalam Konsepsi Konstitusional Penguasaan Negara,
            keberadaan hak kesatuan masyarakat hukum adat dan hak privat
            diperkuat dan dilindungi. Status tanah dan hak atas tanah secara
            garis besar dibagi ke dalam tiga status subjek pengemban hubungan
            hukum dengan tanah, dalam hal ini adalah negara, kesatuan
            masyarakat hukum adat serta individu dan badan hukum. Oleh
            karena itu, status tanah dibagi ke dalam tanah negara, tanah ulayat
            dan tanah hak. Pembagian ke dalam tiga status tanah ini bertalian
            dengan pembagian status hutan yang diformulasi oleh Mahkamah
            Konstitusi dalam Putusan Perkara No. 35/PUU-X/2012. Di dalam
            putusan tersebut Mahkamah Konstitusi menegaskan keterkaitan
            antara ‘pemegang hak’ atas tanah dengan status hutan, hutan yang
            berada di atas tanah negara adalah hutan negara, hutan yang berada
            di atas tanah ulayat adalah hutan adat, dan hutan yang berada di
            atas tanah hak adalah hutan hak perseorangan dan badan hukum.


            Kesimpulan

            Prinsip Domein Verklaring yang dibentuk dalam kebijakan kolonial
            secara normatif dibatasi penerapannya agar tidak melanggar
            hak-hak atas tanah penduduk pribumi. Meskipun ada batasan
            demikian, dalam praktiknya pembatasan tersebut diabaikan sehingga
            menyebabkan tafsir yang sangat luas dan beragam terhadap cakupan
            keberlakuan domain negara yang berujung kepada hilangnya tanah-
            tanah penduduk pribumi.
                 Konsepsi HMN yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia
            untuk menggantikan Prinsip Domein Verklaring memberikan
            kuasa yang besar kepada negara untuk mengatur peruntukan dan
            hubungan-hubungan hukum berkaitan dengan tanah dan sumber



                 73 Pasal 16 UUPA mengatur berbagai jenis hak atas tanah serta hak atas air dan ruang
            angkasa. Berkaitan dengan hak atas tanah yang diakui antara lain: a.  Hak milik, b.  Hak
            guna-usaha, c.  Hak guna-bangunan, d.  Hak pakai, e.  Hak sewa, f.  Hak membuka tanah,
            g.  Hak memungut-hasil hutan, dan h.  Hak-hak lain yang tidak termasuk dalam hak-hak
            tersebut di atas yang akan ditetapkan dengan Undang-undang serta hak-hak yang sifatnya
            sementara sebagai yang disebutkan dalam pasal 53.

               396     Konstitusionalisme Agraria
   422   423   424   425   426   427   428   429   430   431   432