Page 101 - Keadilan Agraria dan Penataan Ruang Sebagai Basis Integrasi Bangsa
P. 101

menanggulangi ketimpangan.


             Problematika      Ketimpangan      Penguasaan      dan
             Pemanfaatan Lahan di Indonesia
                   Pada bagian ini, fokus pembahasan yang akan dikaji
             mengenai  persoalan  ketimpangan  lahan  sampai  saat  ini
             realisasinya  belum  terselesaikan,  bahkan  cenderung
             memunculkan  permasalahan  baru.  Pertama,  adanya
             ketimpangan  kepemilikan  lahan  di  Indonesia.  Global
             Wealth Report 2018 yang dirilis Credit Suisse menunjukkan
             bahwa  1%  orang  terkaya  di  Indonesia  menguasai  46,6%
             total  kekayaan  penduduk  dewasa  di  tanah  air. Sementara
             10%  orang  terkaya  menguasai  75,3%  total  kekayaan

             penduduk  (Credit  Suisse  International  2018,  https://
             databooks.kata.co.id,  dilihat  pada  14  November  2019).
             Kondisi  tersebut  menunjukkan  bahwa  ketimpangan  di
             Indonesia merupakan masalah kronis
                   Kedua, Target pencapaian Perhutanan Sosial seperti
             yang dimandatkan oleh RPJMN 2015-2019 masih jauh dari
             angka  12,7  juta  Ha.  Sampai  trimester  akhir  2017,  capaian
             Perhutanan Sosial secara kumulatif mencapai sekitar 1 juta
             Ha  melalui  skema  Hutan  Kemasyarakatan  (HKm),  Hutan
             Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Desa (HD), Kemitraan, dan
             Hutan  Adat.  Kemudian,  berdasarkan  data  dari  Direktorat
             Jenderal  Perhutanan  Sosial  dan  Kemitraan  Lingkungan
             (DG  PSKL  2017),  pencapaian  ijin  perhutanan  hanya

             mencapai 370.128 ha dari target 12,7 Ha (Sekretariat Agraria
             dan Kehutanan Sosial 2018, 20).

                                       78
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106