Page 105 - Lestari_Bahasa
P. 105
96
digunakan sebagai bahan dasar pengolahan steak.
Jenis-jenis bagian pemotongan daging sapi antara
lain: 1) Tenderloin (has dalam) yaitu pemotongan
daging sapi yang berasal dari otot utama sekitar
pinggang sapi, atau sekitar bahu dan tulang panggul.
Tenderloin merupakan bagian yang paling lunak dan
banyak digunakan untuk membuat steak karena lebih
cepat matang; 2) Sirloin (has luar) adalah
pemotongan daging sapi yang diperoleh dari bahan
iga yang juga sangat diminati oleh penggemar steak;
3) Chuck (paha depan) yaitu bagian pemotongan
daging sapi yang diambil dari bagian atas paha
depan dengan tekstur agak keras; 4) Rib (iga) adalah
pemotongan daging sapi yang diambil dari sekitar
tulang rusuk sapi dan berlemak, yang sering juga
dikenal dengan sebutan Rib eye steak; 5) T-Bone
yaitu jenis pemotongan yang terdiri atas tenderloin
dan sedikit bagian strip yang dipisahkan oleh tulang
yang berbentuk huruf T; dan 6) Brisket adalah
potongan daging yang berasal dari bagian bawah
dada sapi.
Selain bagian-bagian pemotongan daging sapi,
waiter/waitress juga harus memahami tingkat
kematangan pada daging steak. Rare berarti daging
yang dimasak hanya sebentar dan keseluruhan
daging masih berwarna merah; Medium berarti
daging lebih matang tetapi masih berwarna merah
muda di bagian dalamnya dengan tekstur yang
empuk; Medium-rare adalah tingkat kematangan di
antara rare dan medium dengan bagian luar daging
yang sedikit matang sedangkan bagian tengahnya

