Page 140 - 16Feb18-BG Kristen kelas IX.indd
P. 140

1.  Andreas memainkan peranan yang sangat penting dalam pelayanan Tuhan Yesus,
                 namun namanya tidak begitu menonjol dibandingkan dengan murid-murid lain
                 seperti Petrus, Yohanes, dan Yakobus. Tanyakan kepada siswa apakah mereka
                 mengenal seseorang di gereja atau masyarakat yang memainkan peranan penting,
                 namun kurang dikenal atau diingat orang banyak? Kalau ada, siapakah dia?
                 Mintalah mereka membahas pertanyaan ini dengan teman mereka sebangku.
              2.  Contoh kasus: Kamu yang gemar sepak bola memperkenalkan teman dekatnya
                 kepada Lionel Messi, pemain sepak bola kondang dari Argentina yang datang ke
                 Indonesia. Teman itu kemudian menjadi akrab dengan Messi dan ditunjuk Messi
                 menjadi perwakilannya di Indonesia. Bagaimana perasaan kamu mengenai hal
                 ini? Apakah hubungannya dengan temanmu itu akan menjadi buruk? Mintalah
                 mereka menuliskan jawaban mereka di buku catatan atau di buku pelajaran
                 mereka, lalu minta mereka menyajikannya di kelas. Pelajaran penting apa yang
                 mereka peroleh dari hal ini?
              3.  Akhirnya, tanyakan kepada siswa, apakah mereka pernah mengantarkan seseorang
                 kepada Tuhan Yesus, seperti yang dilakukan Andreas kepada Petrus dan anak
                 kecil yang membawa bekalnya? Kalau ya, bagaimana caranya? Bagaimana reaksi
                 temannya itu? Kalau siswa belum pernah mengantarkan seseorang kepada Yesus,
                 mengapa? Adakah cara-cara yang positif dan tidak membuat orang tersinggung
                 ketika kita memperkenalkannya kepada  Tuhan  Yesus? Mintalah mereka
                 mendiskusikan jawaban mereka dengan teman-teman mereka dalam kelompok
                 4–5 orang!

              E. Paulus dan Rekan-Rekannya
                 Rasul Paulus adalah salah seorang tokoh penting dalam sejarah gereja. Ia bekerja
              keras dalam menyebarkan berita Injil di Asia Kecil. Namun ia tidak bekerja sendirian.
              Ia ditemani oleh sejumlah asistennya, seperti Lukas, Barnabas, Lidia, dan Timotius.
              Mengapa demikian?  Tampaknya jelas bahwa tugas pemberitaan Injil itu tidak
              mungkin ia kerjakan seorang diri karena ia harus melakukan banyak sekali perjalanan.
              Selain itu, Paulus juga banyak melakukan bimbingan bagi jemaat-jemaat baru yang
              tersebar di berbagai wilayah di Timur Tengah, seperti di Galatia, Korintus, Efesus,
              Filipi, Kolose, dan lain-lain. Paulus harus terus-menerus berpikir dan merumuskan
              pemikiran-pemikirannya lewat surat-suratnya untuk membimbing jemaat-jemaat
              tersebut. Dokumen-dokumen inilah yang kini kita miliki sebagai bagian dari kitab-
              kitab Perjanjian Baru.
                 Di antara para asistennya itu, tampaknya Timotius adalah yang paling muda.
              Mungkin usianya sekira 20-an tahun. Paulus menganggap Timotius seperti anaknya
              sendiri. Dalam 1 Timotius 1, Paulus menyapanya sebagai ”anakku yang sah di dalam
              iman” (ayat 2), dan ”Timotius anakku” (ayat 18). Namun malangnya, hubungan yang




                   Kelas IX SMP
             132
   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145