Page 299 - AR DPBM-2016--SMALL
P. 299

Analisis & Pembahasan Manajemen   Tata Kelola Dana Pensiun    Laporan Keuangan Konsolidasi

                    Management Discussion & Analysis  Good Pension Fund Governance  Consolidated Financial Report




                                                                                        Perkara Penting
                                                                                           Important Cases







              PerKara HuKuM                                    LAWSuITS
              Selama tahun 2016, baik DPBM/anggota Dewan Pengawas   During 2016, DPBM/the Supervisory Board members and
              dan anggota Pengurus hanya menghadapi 1 (satu) perkara   Managing Board members faced 1 (one) lawsuit, resulting in a
              hukum, yang menghasilkan keputusan Pengadilan Negeri   District Court decision as explained in the table below:
              seperti penjelasan pada tabel di bawah ini:

                  Pokok Perkara/Gugatan  Status Penyelesaian Perkara/Gugatan  risiko yang Dihadapi DPBm  nominal Tuntutan/Gugatan
                   Principal/Claim Case  Case/Claim Settlement Status   Risks Faced by DPBM  Nominal Claim/Case
              Gugatan Perdata No. 568/  Tanggal 2 Februari 2016 keputusan Majelis   •  DPBM tidak memperoleh kembali nilai  •  Immaterial sebesar
              PDT.G/2014/PN. JKT.PST. .Pokok   Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat   investasi sebesar Rp10.000.000.000,-   Rp1.000.000.000,-
              perkara terkait investasi DPBM   menyatakan para Tergugat melawan hukum dan  •  Kehilangan peluang potensi   •  Material sebesar
              berbentuk Sertiplus BNI yang   secara tanggung renteng membayar kerugian   pengembangan dana.   Rp26.664.105.569,-
              disalahgunakan oleh oknum BNI.  kepada DPBM sebesar Rp17.200.000.000,-
                                                               •  DPBM did not recover the investment  •  Immaterial amounting to
              Civil Lawsuit No. 568/PDT.G/2014/  On February 2, 2016 the Central Jakarta District   value of Rp10,000,000,000  Rp1,000,000,000
              PN. JKT.PST. The main case relates to  Court Judge’s decision declared the Defendants  •  Loss of potential fund development   •  Material amounting to
              DPBM investment in Sertiplus BNI that  guilty and jointly to pay the loss to DPBM   opportunities.  Rp26,664,105,569
              was misused by BNI personnel.  amounting to Rp17,200,000,000

              Sertiplus BNI merupakan sertifikat deposito pada PT Bank   The Sertiplus BNI was a PT Bank Negara Indonesia (Persero)
              Negara  Indonesia  (Persero)  Tbk dari Cabang Tebet  yang   Tbk  certificate  of  deposit  at  their  Tebet  Branch  placed  by
              ditempatkan DPBM pada tanggal 25 September 2002, dengan   DPBM on September 25, 2002, with an interest rate of 14.25%
              suku bunga 14,25% untuk tenor 3 (tiga) bulan dan jatuh tempo   for 3 (three) months maturing on December 25, 2002. On
              pada tanggal 25 Desember 2002. Pada saat jatuh tempo,   maturity, the Sertiplus BNI was not disbursed, as the Sertiplus
              Sertiplus BNI tidak dapat dicairkan, dimana Sertiplus BNI milik   BNI  owned  by  DPBM  had  been  secured  for  the  benefit  of
              DPBM telah dijaminkan untuk kepentingan pihak lain (debitur   another party (BNI debtor) by the of Bank BNI Branch Tebet
              BNI) oleh Kepala Cabang Bank BNI Cabang Tebet. Bank BNI   Branch  Head.  Bank  BNI  reported  to  Polda  Metro  Jaya  that
              telah melaporkan kepada Polda Metro Jaya bahwa telah   there had been a banking crime and embezzlement of BNI’s
              terjadi  tindak  pidana  perbankan  dan  penggelapan  Sertiplus   Sertiplus, together with DPBM who also reported to the Police
              BNI tersebut, beriringan dengan DPBM yang juga melaporkan   the losses experienced by DPBM.
              kepada Kepolisian atas kerugian yang dialami DPBM.

              Seiring dengan awal proses gugatan hukum perkara Pidana   From the beginning of the lawsuit process of the Criminal
              Bank  BNI  kepada  pegawainya  pada  Pengadilan  Negeri   Case  by  Bank  BNI  on  its  employees  at  the  South  Jakarta
              Jakarta Selatan dengan perkara pidana No. 1347/Pid.B/2007/  District Court under criminal case No. 1347/Pid.B/2007/
              PN.Jak-Sel berlangsung, DPBM tetap mengupayakan   PN.Jak-Sel,  DPBM  strived  to  solve  the  problem  of  the  BNI
              agar penyelesaian permasalahan Sertiplus BNI ini dapat   Sertiplus bilaterally, including efforts through the mediation
              dilakukan secara bilateral, termasuk upaya melalui jalur   of  the  Ministry  of  State  Enterprises  and  Bank  Indonesia  as
              mediasi yang diwadahi oleh Kementerian Negara BUMN   banking supervisor. However, DPBM’s effort did not work, as
              dan Bank Indonesia selaku pengawas perbankan. Namun   Bank  BNI  wanted  the  settlement  to  be  conducted  through
              upaya DPBM tidak membuahkan hasil, mengingat Bank BNI   legal channels to account for its strategic decision-making. On
              menghendaki penyelesaian dilakukan melalui jalur hukum   this matter DPBM appointed Legal Consultant Machavelli &
              untuk mempertanggungjawabkan pengambilan keputusan   Chaidir to seek the return of DPBM’s investment that had been
              strategisnya.  Atas  hal  tersebut  DPBM  menunjuk  Konsultan   abused by BNI Tebet Branch Manager.
              Hukum Machavelli & Chaidir untuk mengupayakan kembalinya
              investasi DPBM yang telah disalahgunakan oleh Kepala
              Cabang BNI Tebet.












                                                                   Laporan Tahunan 2016 Annual Report | Dana Pensiun Bank Mandiri
                                                                                                                 299
   294   295   296   297   298   299   300   301   302   303   304