Page 357 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 357
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
pelatihan teater dan pengajaran sastra. Di samping itu mereka
membuat bullitien suara Nusa namanya.
Kegiatan mengaji, madrasah, dan keorganisasian menjadi modal
Jadul ketika kuliah di Fakultas Adab, IAIN Sunan Kali Jaga,Y-
ogyakarta.
“Saya efektif kuliah sampai semester 4,” akunya.
Setelah itu, menurutnya dia lebih banyak aktif di PMII dan ko-
munitas kajian ekstra-kampus. Tema-tema diskusi di PMII dan
komunitas kajian ekstra-kampus membahas community devol-
opment, demokrasi, pesantren, gender, femenisme, pluralisme
dan aktivisme sosial. Pergulatan di PMII dan komunitas ini me-
matri hatinya untuk memilih menjadi pemikir non-plat-merah
sampai hari ini. Pergulatan di luar kampus ini pula yang men-
gantarnya bersama sejawat PMII-nya merumuskan pendirian
Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS),Yogyakarta.
Setelah selesai kuliah tingkat sarjana di Fakultas Adab, IAIN
Sunan Kali Jaga, Yogyakarta, Jadul pernah kuliah di Program
Magister Ilmu Religi dan Budaya (IRB), Universitas Sana-
ta Dharma, Yogyakarta, hanya dua semester, dan tidak pernah
diselesaikannya. Beberapa tawaran kuliah ke luar pernah dito-
laknya. Kedekatannya dengan beberapa Indonesianis, seper-
ti Robert“Bob”Hefner, Martin Van Bruinnessen, dan lainnya
sangat memungkinkannnya untuk kuliah di luar Indonesia, tapi
wilayah akademik tidak terlalu menarik hatinya.
Bahkan, kiprahnya LKiS dianggapnya sebagai pergulatan dar-
ipada sebagai pekerjaan dalam artian profesional. Selama
mengemban tugas kelembagaan beberapa karya tulisnya lahir,
baik dalam bentuk tulisan panjang maupun buku.
| 343

