Page 392 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 392

Nyai Ruqayyah |  Juru Dakwah Pembela Kaum Perempuan


            Bahkan ketika disinggung tentang ulama perempuan, ia men-
            definisikan ulama secara umum, yakni seseorang yang berilmu.
            Baginya, ulama tidak berjenis kelami, tidak identik dengan ke-
            lamin tertentu. Sehingga, baik laki-laki maupun perempuan jika
            memiliki kualitas dan kapasitas, maka bisa disebut ulama.

            Lebih lanjut, ia memperkuat pendapatnya dengan dasar al-Qu-
            ran, bahwa ulama merupakan hamba Allah yang paling khusyu’
            kepada-Nya. Sangat jelas, di dalam ayat al-Qur’an tidak ada defi-
            nisi ulama yang merujuk pada jenis kelamin tertentu. Semuanya
            bisa menyandang status ulama ketika ia mampu menghambakan
            diri dengan baik kepada Allah SWT, seperti Rabi’ah al-Adawi-
            yah, atau Aisyah istri nabi.


            Pada  masa  lalu  sebenarnya  banyak  sekali  ulama  perempuan,
            tetapi  mungkin karena jumlah  mereka  sangat minim  serta ti-
            dak adanya karya yang ditinggalkan, maka dengan sendirinya
            mereka terkubur dalam sejarah. “Ini adalah pelajaran bagi kaum
            perempuan, betapa kita harus mampu bangkit, mengambil peran
            dalam kegiatan positif dan syukur-syukur memiliki karya agar
            tidak terlupakan,” tambahnya.

            Meski sibuk memberi  ceramah  di dalam  dan luar  kota,  Nyai
            Ruqayyah  selalu  ada  waktu  untuk  melayani  masyarakat  seki-
            tar, khususnya kaum perempuan. Gawainya sengaja diaktifkan
            selama 24 jam untuk menerima keluhan, melayani konsultasi,
            atau sekadar memberikan saran terhadap para isteri yang sedang
            dirundung masalah keluarga. Pesantren yang dibidaninya tidak
            semata-mata sebagai tempat bagi santri untuk menimba ilmu,
            tetapi juga sebagai lembaga konseling rumah tangga.

            Dalam menyelesaikan persoalan keluarga, dia lebih mengede-
            pankan pendekatan komunikasi keluarga. Pernah suatu hari ada



            | 378
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397