Page 388 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 388

Nyai Ruqayyah |  Juru Dakwah Pembela Kaum Perempuan


            gi.  Sebab,  meski  seseorang  sudah  memiliki  kualifikasi  secara
            praksis, dan teruji dalam suatu bidang, misalnya dakwah, masih
            membutuhkan pendidikan formal. Ruqayyahh  pun mengami-
            ni hal itu, namun masalahnya ia hanya lulus SD sehingga sulit
            rasanya untuk menjangkau tingkat perguruan tinggi.

            Namun akhirnya, tanpa merasa ciut mental, ia berkonsultasi ke-
            pada beberapa teman di dalam dan luar kota. Akhirnya, ia dis-
            arankan mengikuti sekolah paket B dan C. Dia pun menjalani
            proses tersebut hingga berhasil merampungkan semua program
            pendidikan penyetaraan pada tahun 2010. Kemudian setelah itu
            ia bertekad melanjutkan belajar di sekolah tinggi. Karena posis-
            inya sebagai pengasuh pesantren di daerah Bondowoso, akhirn-
            ya ia memilih Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At Taqwa
            Bondowoso sebagai tempat studinya yang baru.

























            Di kampus baru itu, ia dituntut memiliki mental yang kuat. Pas-
            alnya, di usianya yang sudah tidak muda lagi, ia harus satu kelas
            dengan para mahasiswa yang jauh lebih muda. Bahkan tenaga
            pengajarnya tidak lain adalah koleganya sendiri yang seringkali



            | 374
   383   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393