Page 385 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 385

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            perempuan  agar mereka  selalu  menjaga  harkat  dan martabat.
            “Tidak selayaknya perempuan tinggal diam saat dirinya selalu
            dihina-dinakan dan dijauhkan dari agama,” tegasnya.


            Dalam waktu yang sangat singkat, akhirnya ia melayangkan per-
            mohonan cerai ke pengadilan, dan resmi bercerai di penghujung
            tahun 2003. Ini adalah yang kedua kalinya ia gagal membina ru-
            mah tangga. Ruqayyah pun pulang kampung ke kota kelahiran-
            nya, Bondowoso. Di kota kecil ini, tepatnya di daerah Prajekan,
            ia kembali ke pangkuan ibu-ibu dan muslimat NU yang memang
            sudah lama merindukan kehadirannya di tengah-tengah mereka.
            Kegigihan dan ketangguhannya dalam menjalani hidup mem-
            buahkan hasil. Pada tahun 2004 bersama tokoh-tokoh nasional
            seperti Ustadz Abdul Muqsith Gazali, Yenni Wahid, dan lain-lain
            berangkat ke United State of America (USA) untuk mengikuti
            short course tentang Inter-Religious Dialogue Program. Namun
            keberangkatannya ke benua Amerika itu ternyata tidak semudah
            yang dibayangkan, ia bersama rombongannya nyaris batal be-
            rangkat. Pasalnya, saat itu Amerika menyaring betul para pen-
            datang dengan nama Islam, termasuk dirinya.

            Mereka serombongan membuat kesepakatan, jika ada satu orang
            saja gagal berangkat, maka yang lain akan menggagalkan diri
            juga. Sejurus kemudian, mereka menyiapkan seluruh berkas ser-
            ta daftar jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diperkirakan
            akan ditanyakan oleh petugas imigrasi. Setelah melewati admin-
            istrasi yang melelahkan dan menegangkan, akhirnya mereka bisa
            menginjakkan kaki di negara Paman Sam itu dengan tenang.


            Momentum tersebut ia manfaatkan untuk membagikan  pen-
            galaman  tentang  pembatasan  hak-hak perempuan,  perempuan
            sebagai  objek  kekerasan,  dinomorduakan  dalam  setiap  pen-
            gambilan keputusan keluarga, dan sebagainya. Tidak hanya itu,



                                                                      | 371
   380   381   382   383   384   385   386   387   388   389   390