Page 213 - sektorpublik
P. 213
“bilamana seseorang mendirikan bangunan tanpa ijin (fakta
perbuatan), maka bangunan tersebut harus dibongkar, apabila tak ada
cara lain yang dapat menciptakan keadaan sesuai dengan aturan
hukum (akibat hukum)”. Perbuatan Administrasi Negara ini dianggap
keliru karena Administrasi Negara tidak menggunakan Ermessen.
Administrasi Negara seharusnya meminta kepada yang bersangkutan
untuk mengajukan pemohonan susulan pendirian bangunan.
3) Pemindahan seorang Pegawai Negeri berpangkat Regierungsdirektor
(Head of Division/DirJen) Kemlu (Kementerian Luar Negeri) Jerman,
ditangguhkan o1eh fatwa Pengadilan Tinggi TUN Berlin-Brandenburg
tertanggal 26 Januari 2010. Meski bermukim di Berlin, sejak tahun
2000 ia bekerja di Badan Kriminal Federal (Pusat) di Wiesbaden. Pada
tahun 2004 ia kembali ke Berlin untuk mengisi pos di kantor Kanselir
dan kemudian 2007 di Kementrian Luar Negeri (Kemlu). Perlu
diketahui, bahwa jarak Berlin-Wiebaden sekitar 600 km. Mulai 7
November 2009 ia dipindahkan kembali ke Badan Kriminal Federal di
Wiesbaden. Salah satu alasan penangguhan Pengadilan Tinggi
Administrasi/TUN adalah Kemlu keliru menggunakan Ermessen.
Kemlu tidak menyertakan kenyataan, bahwa sejak dipindahtugaskan
dari Wiesbaden ke Berlin tahun 2004 sang Dirjen sudah lebih dari tiga
setengah tahun bekerja di kantor Kanselir. Kemlu juga dianggap
kurang menghargai kepentingan pribadi sang Dirjen. Sang Dirjen itu
sendiri sudah menetap di Berlin selama delapan tahun dan isterinya
juga bekerja mencari nafkah di kota Berlin.
4) Tanggal 16 Juli 2002, Fatwa Mahkamah Federal Administrasi/TUN
menggugurkan keputusan Pengadilan TUN kota Munich dan
210

