Page 210 - sektorpublik
P. 210

dan  diberhentikan  oleh  Menteri  Luar  Negeri  atas  usul  Pimpinan

            Departemen atau Pimpinan Lembaga Pemerintah Non-Departemen.

                     Dalam konflik antara kedua kementerian tersebut, akhirnya Dubes
            RI  untuk  Jerman  di  Berlin  tampil  sebagai  “pemenang”,  Setelah

            menghentikan pembayaran gaji dan memutus saluran telepon, pada butan

            Agustus  2007,  Dubes  RI  tersebut  mengadu  kepada  Kementerian  Luar
            Negeri  Jerman,  bahwa  Atase  Pendidikan  sudah  tidak  lagi  bertugas

            sehingga secara praktis sudah tidak berhak memiliki izin tinggal. Terlepas

            dari alasan “kinerja yang marginal” dan ”’melaksanakan tugas dan fungsi
            di luar jalur/sistem perwakilan”, juga selain bertentangan dengan Keppres

            No.  108  Tahun  2003,  menilik  kasus  ini  berdasarkan  UU  Prosedur

            Administrasi Negara Jerman, perbuatan Dubes RI untuk Jerman itu keliru,
            sebab  kepada  Atase  Pendidikan  tiba-tiba  sudah  diberikan  Surat

            Keputusan  Penarikan  tertanggal  25  Januari  2007  tanpa  sebelumnya

            kesempatan  untuk  “dengar  pendapat”  atau  “mengakses  dokumentasi
            administrasi” diberikan, bahkan hasil penilaian tim Depdiknas pada 11-16

            Maret 2007 yang memuat kesimpulan berbeda itu tidak dijadikan bahan

            pertimbangan.  Dubes  RI  untuk  Jerman  dalam  hal  ini  teiah  melakukan
            tindakan  maladministrasi,  karena  prosedur-prosedur  tertentu  tidak

            ditempuh.  Kehadiran  UU  Prosedur  Administrasi  Negara  atau  RUU

            Administrasi  Pemerintahan  saat  ini,  pencopotan  seorang  PNS  akan
            menjadi tidak serampangan.



            c) Keleluasan Bergerak Administrasi Negara
                    Dalam  UU Prosedur Administrasi Negara Jerman, para pembuat

            UU  (legislatif  dan  pemerintah)  sengaja  memasukkan  ketentuan


                                                                                       207
   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215