Page 107 - Cooperative Learning
P. 107
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 97
pembelajaran yang lebih memberikan kesempatan kepada peserta
didik dalam berpikir sendiri dan menilai pada keaktifan satu timnya
dalam proses pembelajaran.
D. Langkah-langkah metode Think Pair Share
Menurut Suprijono, langkah-langkah ini didasarkan pada
langkah-langkah kooperatif yang terdiri atas tiga langkah atau fase.
Fase-fase dalam pembelajaran ini sepert; pertama langkah berfikir
(Thinking) dimana guru mengajukan suatu pertanyaan atau
masalah yang dikaitkan dengan pelajaran, dan meminta siswa
menggunakan waktu beberapa manit untuk berpikir sendiri jawaban
atau masalah. Siswa membutuhkan penjelasan bahwa berbicara
atau mengerjakan adalah bagian berpikir. Kedua, langkah
berpasangan (Pairing) selanjutnya, guru meminta siswa untuk
berpasangan dan mendiskusikan apa yang telah mereka peroleh.
Interaksi selama waktu yang disediakan dapat menyatukan jawaban
jika suatu pertanyaan yang diajukan atau menyatukan gagasan
apabila suatu masalah khusus yang diidentifikasi. Secara normal,
guru memberikan waktu tidak lebih dari 4 atau 5 menit untuk
berpasangan.Ketiga, langkah berbagi (Sharing) pada langkah akhir,
guru meminta pasangan-pasangan untuk berbagi dengan
keseluruhan kelas yang telah mereka bicarakan. Hal ini efektif untuk
berkeliling ruangan dari pasangan ke pasangan dan melanjutkan
sampai sekitar sebagian pasangan mendapatkan kesempatan
melapor. Maksud dari penyataan di atas ialah siswa memiliki banyak
waktu diskusi bersama guru dan temannya. Secara tidak langsung,
metode ini sangat mengajarkan kepada siswa untuk tidak
bergantung kepada orang lain, namun tetap menghargai pendapat
orang lain.
Menurut Hamzah dan Mohamad, langkah-langkah
penyelenggaraan model diskusi Think Pair Share:
Tahap Kegiatan Guru
Tahap 1: 1) Menyampaikan pendahuluan
menyampaikan a) Motivasi,
tujuan dan mengatur b) Menyampaikan tujuan dasar
siswa diskusi,

