Page 108 - Cooperative Learning
P. 108

98                                                                BAB 4


                                                  c) Persepsi.
                                              2)  Menjelaskan tujuan diskusi.




                      Tahap 2:                1)  Mengajukan       pertanyaan     awal
                      mengarahkan diskusi         permasalahan.

                                              2)  Modeling.

                      Tahap 3:                1)  Membimbing  atau  mengarahkan
                      menyelenggarakan            siswa  dalam  mengerjakan  tugas
                      diskusi                     secara mandiri (Think).
                                              2)  Membimbing  atau  mengarahkan
                                                  siswa dalam berpasangan (Pair).
                                              3)  Membimbing  atau  mengarahkan
                                                  siswa dalam berbagi (Share).

                  E. Kelebihan dan Kelemahan Metode Think Pair Share
                     1. Kelebihan Metode Think Pair Share
                     Menurut  Isjoni,  keunggulan  teknik  ini  yaitu  memberi
               kesempatan  delapan  kali  lebih  banyak  kepada  setiap  siswa  untuk
               dikenali  dan  menunjukkan  partisipasi  mereka  kepada  orang  lain.
               Dari kutipan penyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode
               Think  Pair  Share  merupakan  salah  satu  metode  diskusi  kelompok
               yang tidak hanya memperhatikan kerja sama antar siswanya, namun
               dapat juga melatih siswa untuk belajar secara individu.

                     2. Kelemahan Metode Think Pair Share
                     Fadholi, mengemukakan 5 kelemahan atau kekurangan Model
               Pembelajaran  Think  Pair  Share  (TPS)  sebagai  berikut:  pertama,
               jumlah  murid  yang  ganjil  berdampak  pada  saat  pembentukan
               kelompok,  karena  ada  satu  murid  tidak  mempunyai  pasangan,
               kedua  jika  ada  peselisihan,  tidak  ada  penengah,  ketiga  jumlah

               kelompok yang terbentuk banyak, keempat menggantungkan pada
               pasangan, dan kelima sangat sulit diterapkan di sekolah yang rata-
               rata kemampuan muridnya rendah.
   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113