Page 105 - Cooperative Learning
P. 105
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 95
Dalam ilmu linguistik, berbicara adalah suatu keterampilan
berbahasa yang berkembang pada kehidupan anak, yang hanya
didahului oleh keterampilan menyimak, dan pada masa tersebutlah
kemampuan berbicara atau berujar dipelajari. Maksud perngertian
berbicara di atas ialah berbicara merupakan yang berkembang pada
kehidupan seseorang sama halnya dengan perkembangan fisik yang
dialami. Dengan menggunakan indra penglihatan seseorang
menyimak keadaan yang ada disekitarnya dan pada masa-masa
itulah penambahan kosa kata ia dapatkan.
Tarigan berpendapat, ‛Berbicara adalah kemampuan
mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk
mengepresikan, menyatakan atau menyampaikan pikiran, gagasan,
dan perasaan‛. Maksud pengertian berbicara di atas ialah berbicara
merupakan cara mengucap bunyi kata-kata secara jelas sebagai
bentuk ekspresi yang sedang dirasakan.
Nurjamal, Sumirat dan Darwis menyatakan bahwa berbicara itu
sendiri adalah kemampuan seseorang mengemukakan gagasan-
pikiran, pendapat, pandangan secara lisan-langsung kepada orang
lain baik bersemuka-bertatap muka langsung maupun tidak
langsung, misalnya, melalui media radio, televisi. Maksud
pengertian berbicara di atas ialah berbicara merupakan kemampuan
seseorang secara lisan-langsung dalam mengungkapkan sesuatu
hal atau perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan tulisan.
B. Model Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kolaboratif didefinisikan sebagai falsafah
mengenai tanggung jawab pribadi dan sikap menghormati sesama.
Guru bersifat sebagai fasilitator, memberikan dukungan tetapi tidak
mengarahkan kelompok ke arah hasil yang sudah disiapkan
sebelumnya.
Menurut Suprijono, pembelajaran kooperatif adalah konsep
yang lebih luas meliputi semua jenis kerja kelompok termasuk
bentuk-bentuk yang lebih dipimpin oleh guru atau diarahkan oleh
guru. Maksud pengertian kooperatif di atas ialah sistem
pembelajaran yang meliputi kerja kelompok tetapi masih dalam
pengawasan guru.

