Page 101 - Cooperative Learning
P. 101
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 91
Learning tidak hanya menghasilkan prestasi akademik yang lebih
tinggi untuk seluruh siswa namun juga meningkatkan rasa percaya
diri, kemampuan untuk melakukan hubungan sosial serta mampu
mengembangkan saling kepercayaan sesamanya baik secara
individu maupun kelompok, dan kemampuan saling membantu dan
bekerjasama antar teman. Dan pula terhindar dari persaiangan antar
individu, dengan kata lain tidak saling mengalahkan antar siswa.
Referensi
Laura, D. dkk. (2012). 95 Strategies for Remodeling Instruction: Ideas
for Incorporating CCSS. Alih Bahasa oleh Widiasttuti. USA:
California.
Khoiru, A.L., dkk. (2011). Strategi Pembelajaran Sekolah Terpadu.
Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.
Malvin, L.S. (1996). Active Learning Page: 101. Strategi to Teach Any
Subject. Terjemahan oleh Sardjuli.dkk. Massachusetts: United
States of America.
Muhibbin, S. (2002). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru.
Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Majid, A. (2015). Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Nurhadi. (2003). Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya
Dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Rofiq, M.N. (2010). Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)
Dalam Pengajaran Pendidikan Agama Islam. JURNAL
FALASIFA. Vol. 1 No. 1 Maret 2010.
Sutrisno. (2005). Revolusi Pendidikan di Indonesia: Membedah
Metode dan Tehnik Pendidikan Berbasis Kompetensi.
Yogjakarta: Ar-Ruzz.
Sardiman, A.M. (2007). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
WJS, Purwodarminto. (1998). Kamus Umum Bahasa Indonesia.
Jakarta: PN Balai Pustaka.

