Page 110 - Cooperative Learning
P. 110
100 BAB 4
5. Berdasarkan uji hipotesis antara pretes kelas eksperimen
dengan kelas kontrol = 0,6 dan = 2,00 maka 0,6 < 2,00
maka diterima ditolak dan uji hipotesis postes kelas
eksperimen dengan postes kelas kontrol = 2,45 dan = 2,00
maka diterima ditolak atau dapat dikatakan terdapat
hubungan yang positif dan signifikan antara metode Think Pair
Share terhadap keterampilan berbicara siswa.
Setelah dilakukan perlakuan, ada perbedaan hasil keterampilan
berbicara antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan
metode Think Pair Share dan kelompok siswa yang diajarkan tanpa
menggunakan metode Think Pair Share. Berdasarkan hasil
pengujian hipotesis menggunakan uji-t, dapat diketahui bahwa
terdapat perbedaan yang signifikan nilai akhir tes keterampilan
berbicara siswa menceritakan pengalaman yang paling
mengesankan antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan
metode Think Pair Share (kelas eksperimen) dan kelompok siswa
yang diajarkan tanpa menggunakan metode Think Pair Share (kelas
kontrol). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian
perlakuan dalam hal ini penggunaan metode Think Pair Share dalam
pembelajaran bahasa Indonesia pada materi menceritakan
pengalaman yang paling mengesankan dapat dilihat dari perbedaan
hasil yang signifikan antara kedua kelas kelompok tersebut.
Kesimpulan
Dapat disimpulan bahwa metode Think Pair Share
berpengaruh meningkatkan pembelajaran khususnya pelajaran
bahasa Indonesia pada materi keterampilan berbicara siswa
(menceritakan pengalaman yang paling mengesankan).
Sebagaimana diketahui metode Think Pair Share merupakan
metode pembelajaran kooperatif yang sederhana yang memberikan
siswa waktu untuk berfikir dan merespon serta saling bantu satu
sama lain. Metode Think Pair Share adalah salah satu metode
pembelajaran yang efektif untuk digunakan oleh guru sebagai salah
satu alternatif agar siswa terfokus dengan kegiatan belajar-
mengajar.

