Page 115 - Cooperative Learning
P. 115

Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP                     105

                  Pembelajaran  kooperatif  (Cooperative  Learning)  merupakan
                  pendekatan  pengajaran  yang  memberikan  kesempatan  sebesar-
                  besarnya  agar  para  siswa  terlibat  di  dalam  aktivitas  secara
                  berpasangan maupun berkelompok. Sejauh ini cooperative learning
                  didefinisikan  sebagai  aktivitas  kelompok  yang  dikelola  sedemikian
                  rupa agar para siswanya saling menggantungkan diri dan bertukar
                  informasi seperti yang terjadi di dalam kehidupan sosial. Di dalam
                  kelompok  ini,  masing-masing  siswa  diberi  kepercayaan  untuk  bisa
                  belajar sendiri dengan aktif dan penuh semangat, di mana individu-
                  individunya  diarahkan  untuk  aktif  dan  bersemangat,  serta  saling
                  memotivasi  antara  siswa  satu  dengan  siswa  lainnya.  Menurut
                  Suprijono  (2010:54)  model  pembelajaran  kooperatif  merupakan
                  konsep  yang  lebih  luas  meliputi  semua  jenis  kerja  kelompok
                  termasuk  bentuk-bentuk  yang  dipimpin  oleh  guru  atau  diarahkan

                  oleh guru.
                        Dengan  pembelajaran  kooperatif,  siswa  bekerjasama  dalam
                  kelompok  yang  biasanya  terdiri  dari  dua  sampai  empat  anggota.
                  Namun, pembelajaran kooperatif lebih dari sekedar menempatkan
                  siswa  dalam  kelompok  dan  memberi  mereka  tugas.  Rusman
                  (2014:202)  menyatakan  bahwa  konsep  dasar  pembelajaran
                  kooperatif yaitu bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan
                  bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif dengan
                  struktur  kelompok  yang  bersifat  heterogen.  Selanjutnya,  Lie
                  (2008:38—39)  menyebutkan  ada  tiga  hal  penting  yang  perlu
                  diperhatikan dalam pengelolaan kelas model cooperative learning,
                  yakni  pengelompokan,  semangat  cooperative  learning,  dan
                  penataan ruang kelas.
                        Pembelajaran  kooperatif  (cooperative  learning)  merupakn
                  model  pembelajaran  yang  membagi  pelajar  dalam  kelompok-
                  kelompok  kecil.  Pembagian  tersebut  bukan  sekedar  pembagian
                  kelompok  dengan  jumlah  anggota  tertentu,  melainkan  kelompok
                  yang  diatur  sedemikian  rupa  untuk  bekerja  sama  dengan  peran-
                  peran yang berbeda sesuai jenis, tujuan, dan target pembelajaran.
                  Medsker  &  Holdsworth  (2001:287)  menyatakan  bahwa  semua
                  anggota  kelompok  diberi  tugas  dan  tanggung  jawab  serta
                  memaksimalkan  seluruh  potensinya  untuk  bekerja  sama  dan
   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120