Page 117 - Cooperative Learning
P. 117
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 107
membangun interaksi yang positif, adalah untuk menciptakan
individu-individu yang memiliki kepribadian dan tanggung jawab
yang besar. Untuk itu, akuntabilitas menjadi kunci untuk
memastikan bahwa semua anggota kelompok benar-benar bisa
diperkuat kepribadiannya dengan belajar bekerja sama. Keempat,
keterampilan interpersonal dan kelompok kecil (interpersonal and
small-group skill). Keterampilan interpersonal dan kelompok kecil
tidak serta merta muncul saat dibutuhkan. Siswa harus diajarkan
keterampilan sosial untuk bekerja sama secara efektif dan
dimotivasi untuk menerapkan keterampilan tersebut dalam
kelompok-kelompok kooperatif agar terwujud suasana yang
produktif. Kelima, pemrosesan kelompok (group processing).
Pemrosesan kelompok bertujuan untuk mengklarifikasi dan
meningkatkan efektivitas kerja sama antaranggota untuk mencapai
tujuan kelompok.
Berdasarkan pemaparan di atas terdapat beberapa tujuan
diterapkannya pembelajaran kooperatif di kelas. Dari sejumlah poin
yang dipaparkan, tergambar bahwa tujuan pembelajaran kooperatif
adalah menciptakan atau merancang situasi belajar yang
keberhasilan individu ditentukan atau dipengaruhi oleh
keberhasilan kelompoknya. Selain itu, pembelajaran kooperatif juga
bertujuan untuk menimbulkan sikap saling menghargai
antaranggota kelompok.
Johnson, Johnson, & Smith (dalam Huda, 2014: 87)
menyebutkan ada empat jenis pembelajaran kooperatif. Pertama,
kelompok pembelajaran kooperatif formal (formal cooperative
learning group). Kedua, kelompok pembelajaran kooperatif informal
(informal cooperative learning group). Ketiga, kelompok besar
kooperatif (cooperative base learning). keempat, gabungan tiga
kelompok kooperatif (integrated use of cooperative learning group).
Slavin (1995) menampilkan beberapa metode pembelajaran
kooperatif yang banyak diteliti dan paling sering digunakan.
Metode-metode tersbeut yakni: (1) metode-metode Student Teams
Learning, (2) metode-metode Supported Cooperative Learning, dan
(3) metode-metode Informal. Metode-metode Student Teams
Learning, merupakan metode-metode pembelajaran kooperatif

