Page 206 - Sun Flower Full Naskah
P. 206
Kang Ji-Woo dengan sebutan Hyung. Bahkan Ray mengakui ke-
populerannya. Ia bahagia meski Ji-Woo ingin protes tentang ia
yang populer di pelosok Kutub Utara, itu berlebihan sebab be-
ruang kutub tak mungkin mengenal Kang Ji-Woo. Dan apa lagi
tadi? Ray tidak ingin tahu banyak tentangnya? Ah! Sudahlah!
Kang Ji-Woo harus menepati janjinya untuk tak bertengkar lagi
dengan Ray saat mendengar sepupunya itu memanggil dengan
sebutan Hyung.
“Dan So-Ra, aku juga ingin minta maaf karena saat itu
kau disandera bersama Hae-Seol. Sebagai gantinya, aku sudah
menyelidiki penyebab orangtuamu kecelakaan. Hari itu ada
seorang anak yang menyebrang tiba-tiba, anak itu bernama Kim
Ha-Na, waktu itu Ha-Na melihat Ayahnya menembak Ibunya.
Karena itu dia shock dan berlarian tanpa melihat lampu lalu lin-
tas. Ayah Kim Ha-Na adalah bos mafia itu.”
So-Ra sangat terkejut dan matanya mengembun men-
genang hari itu, “Siapa bos mafia yang kau maksud dari tadi?”
So-Ra bertanya meskipun tangisnya ingin sekali meledak.
“Kim Tae-Jin.”
***
Park Kyung-Shin yang tadi menangis sekarang terke-
jut, ia pernah mendengar nama Kim Tae-Jin dari cerita Hae-Seol
tentang mimpinya. So-Ra juga demikian, memikirkan hal yang
sama dengan Kyung-Shin. Dan Hae-Seol merasa seperti tersam-
bar, lagi-lagi ia akan bertemu sosok di mimpinya yang juga ada
di dunia nyata.
Hae-Seol tak habis pikir, di mimpinya dulu Kim Tae-Jin
adalah pria bersahaja dan seorang sutradara sekaligus penulis
skenario film. Ia tak menyangka sosok seperti itu bahkan tega
menembak istrinya, Oh Eun-Ha. Dan, ah! Kasihan sekali Kim
Ha-Na.
“Tunggu! Siapa tadi namanya? Kim Tae-Jin ya?!” Kang
Ji-Woo tampak berpikir, ia mengingat sesuatu, “Ah! Kim Tae-
Jin itu adalah kakak kandung Kim Tae-Yoon,” Ji-Woo meng-
geleng-geleng setelah menyadari fakta itu. Empat orang yang
200

