Page 209 - Sun Flower Full Naskah
P. 209

“Kau juga harus  lebih dekat dengan Kim  Tae-Yoon,”
          kata Ray kemudian.
                 “Wah! Aku tidak bisa!” Kang Ji-Woo dengan tegas me-
          nolak permintaan Ray, secara sekarang ia ada di dekat Hae-Seol.
          Meski nanti pendekatannya dengan Kim Tae-Yoon hanya sand-
          iwara, tetap saja ia tak bisa melakukan itu.
                 “Oppa! Ray benar. Kau harus melakukannya,” kata Hae-
          Seol meyakinkan. Sesungguhnya ia sedang menyakiti diri sendi-
          ri, sebab nanti ia akan melihat Kang Ji-Woo bersama Kim Tae-
          Yoon. So-Ra yang duduk di sebelah Hae-Seol sangat memahami
          perasaan itu. Tapi, So-Ra akan berpihak pada Ray, sebab akan
          lebih mudah mendapatkan informasi dari Kim Tae-Yoon. Dan
          mengenai Kim Tae-Jin yang tak berani menyentuh Ji-Woo, pas-
          tilah itu karena permintaan Kim Tae-Yoon. Oleh sebab itulah,
          perempuan itu berani mengancam Kang Ji-Woo.
                 “Baiklah,” Kang Ji-Woo menyetujui saran Ray.
                 “Dan mulai sekarang, apapun yang kalian lakukan, jaga
          diri baik-baik,” Ray menyudahi rencananya. Entah apa yang
          sudah ia lakukan sampai-sampai  mengakui dan mengatakan
          identitasnya  sebagai  seorang anggota  badan  intelijen. Namun
          Ray percaya, tak akan ada satu orang pun di sini yang menye-
          barkan identitasnya. Sejenak Ray menoleh melihat Hae-Seol, ia
          akan sungguh-sungguh memikirkan permintaan yang harus
          dipenuhi oleh gadis itu.
                 Park Kyung-Shin masih tenggelam dalam penyesalan.
          Dalam hati ia berulang kali meminta maaf pada kedua orangtu-
          anya. Namun sekarang ia sudah tahu hal yang terjadi, dan
          Kyung-Shin berjanji akan menjaga Ray. Malam ini ia takjub den-
          gan Hae-Seol yang bisa menggiring Ray hingga adiknya itu bisa
          berkata jujur. Park Kyung-Shin tahu bahwa Hae-Seol benar-be-
          nar istimewa bagi Ray. Ia hanya belum tahu bahwa sebenarnya
          hal penting yang ingin diceritakan Kang Ji-Woo adalah tentang
          Hae-Seol. “Hyung, kenapa aku selalu merindukan seseorang itu?
          Apa aku menyukainya?” begitulah awal dari hal penting yang
          ingin dikatakan Kang Ji-Woo.




                                      203
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214