Page 214 - Sun Flower Full Naskah
P. 214
Hae-Seol yang dibalas senyuman oleh So-Ra. Setelah mere-
ka selesai melaksanakan kewajiban, Hae-Seol dan So-Ra ber-
cakap-cakap dengan orang-orang di lantai bawah Masjid Seoul.
Seseorang yang mengenali Hae-Seol mendekatinya.
“Hae-Seol… Indonesian?” tanyanya.
“Yes, I am,” jawab Hae-Seol. Ia melihat sepertinya per-
empuan di hadapannya bukan orang Korea ataupun Indonesia,.
Mereka bercerita dan perempuan itu ternyata berasal dari Turki
tetapi besar di Inggris. Ia mengajar Bahasa Inggris di Korea, dan
ia mengenal Hae-Seol karena salah satu muridnya bercerita, lalu
ia mencaritahu dan melihat video Hae-Seol saat mengadakan
fashion show. Penasaran dengan itu, Hae-Seol pun bertanya siapa
murid perempuan tadi, “Kim Ha-Na,” katanya.
***
“Hae-Seol, ini benar sekolah Kim Ha-Na?”
Sepulang dari Masjid Seoul dan mencaritahu informasi
mengenai Kim Ha-Na dari gurunya tadi, kini Hae-Seol dan So-
Ra masih terlihat memastikan kebenarannya informasi itu. Mer-
eka keluar dari mobil, dan melihat ke sekitar sekolah.
“Iya. Harusnya anak-anak sebentar lagi pulang.”
Hae-Seol benar, tak lama mereka pun melihat banyak
anak-anak yang keluar dari gerbang, masih menanti untuk ber-
temu Kim Ha-Na. Hae-Seol memperhatikan sebuah mobil yang
berhenti di seberangnya. Mobil yang tak asing, sebab Hae-Seol
pernah melihat Kim Ha-Na keluar dari mobil itu saat ia akan
mengajar anak-anak latihan Taekwondo.
“So-Ra, sepertinya mobil itu yang akan menjemput Kim
Ha-Na.”
“Mana?”
Beberapa detik berlalu, terlihatlah Kim Ha-Na menuju
mobil tadi. Hae-Seol menyapa Kim Ha-Na dan gadis kecil itu
sangat senang hingga ia berkata, “Eonni, aku jalan-jalan sama eo-
nni saja ya?” Hae-Seol dan So-Ra lalu berpandangan kemudian
menggeleng.
“Ha-Na pulang saja dulu ya? Nanti kalau sudah ganti
208

