Page 219 - Sun Flower Full Naskah
P. 219

“Aku minta tolong sama Oppa itu saja,” kata Ha-Na yang
          menunjuk seseorang. “Eonni, dari tadi dia selalu memperhatikan
          kita,” sambungnya. Hae-Seol melihat seseorang yang dimaksud
          Ha-Na, disana berdiri Ray dengan es krim di tangannya.
                 “Oppa, tolong bantu kami,” pinta Ha-Na dan Ray
          mendekat, dengan sekali tangkapan ia bahkan langsung dapat
          menangkap boneka. “Wah, daebak…” Ha-Na kegirangan. Gadis
          kecil itu bahkan tak mengenal Ray, tapi jika orang lain mem-
          buatnya bahagia maka ia akan menyukai orang itu, seperti yang
          dilakukan Ray.
                 “Sejak kapan mengikuti kami?”
                 “Sejak kau makan sosis,” kata Ray lalu tersenyum. Hae-
          Seol pangling, dulu Ray sangat jarang tersenyum. Mungkin be-
          bannya  sudah mulai terangkat  hingga  dengan mudah ia bisa
          tersenyum. Ray duduk dan menikmati es krimnya setelah mem-
          berikan boneka pada Kim Ha-Na.
                 “Kau mau juga?”
                 “Hm? Es krim?”
                 “Bukan, boneka.”
                 “Haha… wah, kau pamer ya? Aku bisa dapat boneka
          banyak kalau mau.”
                 “Oh ya?  Hm,  Ha-Na, kalau Hae-Seol  eonni kalah kau
          mau dia mendapat hukuman apa?”
                 “Eonni harus membuatkan baju yang bagus untuk aku
          dan Oppa.”
                 “Okay, sepakat,” kata Ray tanpa menunggu persetu-
          juan Hae-Seol. Sudah dipastikan Hae-Seol kalah, ia bahkan tak
          mendapat satu boneka pun sementara Ray sudah memegang
          tiga buah boneka. Ha-Na mengambil tiga boneka itu, dua bone-
          ka sama dengan warna yang beda ia berikan pada Hae-Seol dan
          Ray.
                 “Oppa, nama Oppa siapa?”
                 “Hm? Ray.”
                 “Nah, boneka cantik ini namanya Hae-Seol,”
                 “Dan eonni, boneka tampan ini namanya Ray.”
                 Hae-Seol tertawa melihat Ha-Na melakukan itu. Di ru-
          mah, Hae-Seol tak memiliki satu boneka pun, mungkin ia me-

                                      213
   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223   224