Page 221 - Sun Flower Full Naskah
P. 221
gi.
Setelah meminta penjual bunga melakukan hal seperti
yang biasa ia minta, Kang Ji-Woo memikirkan bahwa ia harus
menarik perhatian Tae-Yoon. Dan sekarang ia memegang buket
bunga mawar.
“Wah, sepertinya sekarang kau sudah siap menikah
denganku, Oppa,” kata Tae-Yoon sambil menerima bunga pem-
berian Kang Ji-Woo. Sudah sejak lama ia mencari perhatian su-
perstar itu dan baru sekarang Kang Ji-Woo memberinya bunga.
Mereka berjalan-jalan di taman. Sesekali Kang Ji-Woo
tertawa dan mulai banyak bertanya tentang keluarga Kim Tae-
Yoon. Sekarang ia tahu tentang sifat Kim Tae-Jin yang tak ter-
kendali. Menurut Kim Tae-Yoon, sejak Oh Eun-Ha meninggal, ia
merawat Kim Ha-Na namun ia dan keponakannya tidak terlalu
bersahabat.
Karena pesona Kang Ji-Woo itu, tak tanggung-tanggung
bahkan Kim Tae-Yoon menceritakan tentang bisnis yang dilaku-
kan Kim Tae-Jin. Dan Kang Ji-Woo sudah merekam itu sebab
tadi ia sudah memastikan ponselnya bekerja dengan baik.
Dalam hatinya, Kang Ji-Woo juga tidak tega meman-
faatkan Kim Tae-Yoon, namun mengingat semua hal yang su-
dah dilakukan Kim Tae-Jin, ia kembali yakin bahwa melakukan
kesalahan besar itu sudah sepatutnya juga mendapat ganjaran
yang sesuai.
Dari jauh, seorang gadis yang memegang boneka ber-
jalan pulang. Tadi ia minta Ray menurunkannya di taman. So-
Ra mungkin masih di rumah sakit sebab pesan dari Hae-Seol
tak mendapat balasan dan sekarang Hae-Seol melihat seseorang
yang sangat dikenalinya.
Ia tidak ingin meneruskan langkah untuk memastikan
yang dilihatnya benar Kang Ji-Woo, tetapi ia sudah di balik po-
hon sekarang. Ia melihat Kang Ji-Woo tertawa dan ia melihat
Tae-Yoon memegang bunga mawar. Sekali lagi ia meyakinkan
hati bahwa itu untuk rencana mereka agar berjalan lebih baik,
tapi hatinya meronta. Ia hampir benar-benar melempar Ray.
Hatinya rindu pada tawa yang lebih sering ia lihat di
layar laptop. Sejenak ia pun mencoba tersenyum dan melihat
215

