Page 222 - Sun Flower Full Naskah
P. 222

boneka yang ia pegang. “Aku hampir benar-benar melempar-
          mu, Ray.” Hae-Seol berjalan pulang, tak seharusnya ia menik-
          mati pemandangan yang menyakiti hatinya.
                 Dan lagi, Hae-Seol mendapati box flower di depan pin-
          tu apartemen. “Bunga matahari jauh lebih cantik, iya kan Ray?”
          tanyanya pada boneka. Ia bahkan tertawa sendiri, entah ia ba-
          hagia karena boneka atau bunga yang sekarang akan dibawan-
          ya masuk. Yang jelas sekarang hatinya rindu. Rindu sampai ia
          menggerutu. Tapi kembali tersenyum saat mengingat Ray yang
          memiliki sisi lain, ternyata lelaki itu sangat menyukai anak-anak.












































                                     216
   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227