Page 226 - Sun Flower Full Naskah
P. 226

kemauanmu bangsat!”
                 “Apa  kau bilang?” Plaakk. Hae-Seol  mendapat  tam-
          paran. Kyung-Shin memalingkan muka. Beberapa detik setelah
          itu, Kim Tae-Jin merogoh ponsel dari sakunya.
                 “Kang Dong-Sun, segera serahkan semua saham yang
          kau punya. Aku akan mengirim orangku untuk mengambil do-
          kumen yang sudah ditandatangani. Jika tidak, dua serangga ini
          akan mati. Jangan menghubungi polisi  jika tidak mau  kepala
          mereka ini pecah. Dan pastikan semua dokumen asli.”
                 Park Kyung-Shin mengatur napasnya dan mengambil
          kesempatan ini. Ia yang akan pergi mengambil dokumen-doku-
          men itu.

                                     ***

                 Ray baru saja menyerahkan semua bukti kejahatan Kim
          Tae-Jin pada atasannya, dan meminta disediakan pasukan un-
          tuk menyergap secara diam-diam. Jika mereka ketahuan maka
          akan membahayakan So-Ra dan Hae-Seol.
                 Di rumahnya, Kang Ji-Woo meminta sang Ayah untuk
          mengikuti permintaan Kim Tae-Jin. Namun Ayahnya bersikeras
          tidak akan melakukan itu. Ia memang tidak harus melakukan
          itu, tapi sekarang dilakukannya setelah mendapat pesan dari
          Park Kyung-Shin.
                 Park Kyung-Shin berhasil mendapatkan dokumen asli,
          dan sekarang ia harus menelepon Kim Tae-Jin untuk  menga-
          takan bahwa semua yang diterimanya dokumen asli. Dalam per-
          jalanan ia terpaksa harus melumpuhkan lima orang yang tadi
          bersamanya. Kemudian  Kyung-Shin mengikat mereka  seperti
          yang tadi mereka lakukan pada Hae-Seol dan So-Ra.
                 Di jalan, sekarang Ray berada satu mobil bersama Kang
          Ji-Woo. Mereka menuju  tempat Hae-Seol dan So-Ra  disekap.
          Mobil mereka bertemu dengan mobil anak buah Kim Tae-Jin,
          beruntung itu adalah Park Kyung-Shin.
                 Kyung-Shin bersikap seolah tak mengenali mereka, Ray
          dan Kang Ji-Woo mengendap-ngendap lalu melumpuhkan pen-
          jahat yang menghalangi. Kim Tae-Jin menjaga tempat persem-

                                     220
   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231