Page 225 - Sun Flower Full Naskah
P. 225
memegang ponsel So-Ra sekarang. Dan setelah mendengar Hae-
Seol mengatakan itu, Bunda segera memberitahu Kang Dong-
Sun.
“Kau! Sebaiknya ikut kami kalau ingin temanmu se-
lamat,” Penjahat itu memperlihatkan foto So-Ra yang lagi teri-
kat di kursi. Ada memar di wajah So-Ra, pastilah gadis itu sem-
pat melawan sebelum ia terikat seperti itu. Tak berkata apa-apa,
Hae-Seol mengikut tanpa melawan. Ia harus bersama So-Ra se-
karang. Dan jari-jarinya ia sempatkan menekan panggilan untuk
Ray lalu ia memasukkan ponselnya ke dalam tas. Semoga saja
Ray tahu.
***
Ray memutar mobil dengan cepat ketika mendapat
telepon dari Hae-Seol tetapi gadis itu tak berbicara apa-apa. Ia
segera menghubungi Kang Ji-Woo dan Park Kyung-Shin. Dan ia
harus bersyukur bahwa Kyung-Shin tahu keberadaan Hae-Seol
dan So-Ra.
Kyung-Shin yang masih menyamar diperintahkan men-
jaga sandera yang terikat, ia begitu kaget saat yang ia lihat ada-
lah So-Ra. Melihat lebam di wajah So-Ra hampir saja ia marah,
namun So-Ra menatapnya, seolah ingin mengatakan; diam! Ini
belum waktunya kau marah. Tak lama setelah itu, Hae-Seol yang
terikat juga dibawa oleh beberapa orang ke tempat yang sama
dengan So-Ra.
Di samping Hae-Seol terikat, Kyung-Shin melihat se-
buah boneka dan dua tangkai bunga matahari. Hae-Seol juga
melihatnya dan menggeleng, ia paham dan harus tahan melihat
Hae-Seol dan So-Ra dalam keadaan terikat.
Suara pintu terbuka, sosok itu masuk dan berbicara, “Ka-
lian hanya serangga tapi dengan adanya kalian, Kang Dong-Sun
tak bisa menyerangku,” Hae-Seol membalas tatapan Kim Tae-Jin
dengan geram. “Dan kau, aku harus berterimakasih karena telah
menyelamatkan putriku. Tapi hari ini kau harus mati jika Kang
Dong-Sun tak memberikan permintaanku.”
“Tch! Kau siapa hingga Kang Dong-Sun harus menuruti
219

