Page 357 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 357

3. Registrasi dan Jadwal Sidang

                 Permohonan yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan dicatat dalam
                 Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) melalui sistem e-BRPK. Pemohon
                 akan  menerima  Akta  Registrasi  Perkara  Konstitusi  (ARPK)  sebagai  bukti
                 pencatatan permohonan dalam BRPK. Permohonan yang telah teregistrasi
                 akan  dimuat  pada  laman  MK  (www.mahkamahkonstitusi.go.id  atau
                 www.mkri.go.id)  dan  salinannya  disampaikan  kepada  Para  Pihak.
                 Selanjutnya  MK  akan  menetapkan  dan  memberitahukan  hari  sidang
                 pertama kepada Para Pihak dengan agenda Pemeriksaan Pendahuluan.


                 4. Pemeriksaan Pendahuluan
                 Pemeriksaan Pendahuluan merupakan sidang pertama MK dalam rangka
                 mendengarkan  penjelasan  dan  mengklarifikasi  Permohonan  pemohon.
                 Dalam sidang ini Hakim MK memberikan nasihat kepada Pemohon terkait
                 Permohonan  yang  diajukan.  Pemeriksaan  Pendahuluan  dilakukan  oleh
                 Panel Hakim yang terdiri dari paling sedikit tiga orang Hakim. Pasca sidang
                 Pemeriksaan  Pendahuluan,  Pemohon  diberikan  kesempatan  untuk
                 memperbaiki Permohonan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.


                 5. Pemeriksaan Persidangan

                 Tahap  Pemeriksaan  Persidangan  terdiri  atas  kegiatan  mendengarkan
                 jawaban    Termohon,     mendengarkan      keterangan    Pihak    Terkait,
                 mendengarkan  keterangan  Pemberi  Keterangan  lainnya,  pemeriksaan
                 saksi/ahli; dan pemeriksaan dan.atau pengesahan alat bukti.


                 6. Rapat Permusyawaratan Hakim
                 Rapat Permusyawaratan Hakim diselenggarakan untuk mengambil putusan
                 setelah    pemeriksaan     persidangan     dipandang     cukup.    Rapat
                 Permusyawaratan  Hakim  dilakukan  secara  tertutup  oleh  pleno  hakim
                 konstitusi,  yang  terdiri  atas  kegiatan  pembahasan  perkara,  pengambilan
                 putusan dan penyusunan konsep putusan. RPH dihadiri oleh 9 (Sembilan)
                 hakim  atau  paling  sedikit  7  (tujuh)  hakim  (vide  Pasal  15  Peraturan
                 Mahkamah  Konstitusi  Nomor  1  Tahun  2018  tentang  Persidangan
                 Mahkamah Konstitusi).





                              BAB 7 – PENEGAKAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU     341
   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362