Page 383 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 383

untuk  melakukan  entri  seluruh  dokumen  Salinan  C1  adalah  dua  hari,
                 dilanjutkan  dengan  scan.  Seluruh  kegiatan  entri  dan  scan  Salinan  C1
                 membutuhkan waktu 11 hari.


                 D.4. Manajemen Sidalih

                 Sistem  Informasi  Data  Pemilih  (Sidalih)  sudah  digunakan  beberapa  kali
                 dalam Pemilu. Sistem ini difungsikan untuk membantu KPU menyusun dan
                 memutakhirkan data pemilih. Sidalih dalam praktiknya mampu mendeteksi
                 data ganda sekaligus perekam data pemilih secara berkesinambungan dari
                 satu Pemilu ke Pemilu berikutnya.

                 Namun demikian, jika tidak cermat dalam pengelolaanya, Sidalih dapat juga
                 menimbulkan persoalan. Pada Pemilu 2019, sejumlah daerah mengalami
                 penundaan pentepan daftar pemilih karena mengalami banyak kekurangan.
                 Sebagai contoh adalah pada penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk
                 pilpres  dan  pileg  di  Kabupaten  Majalengka.  Pleno  penetapan  DPT
                 sebenarnya dilakukan pada 21 Agustus. Namun, karena beberapa hal yang
                 bermasalah,  pleno  DPT  diundur  menjadi  28  Agustus.  Penyusunan  daftar
                 pemilih tetap hasil perbaikan, seperti dalam DPTHP-2, sering bermasalah
                 karena data manual dengan data yang dihimpun di Sidalih belum sinkron.
                 Kondisi  ini  menjadi  salah  satu  alasan  Bawaslu  Jawa  Barat  menolak
                 penetapan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPTHP-
                 2 pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat KPU Provinsi Jabar.

                 Di sejumlah daerah, kejadian itu terjadi karena pengetahuan KPU dalam
                 menggunakan Sidalih masih rendah. Sebagian PPS yang diminta bantuan
                 oleh KPU Kabupaten/Kota memproses data ternyata tidak memiliki akses ke
                 internet. Sistem jaringan yang lambat sehingga membutuhkan waktu yang
                 lama untuk melakukan penginputan data juga memberi kontribusi. Sering
                 juga ditemukan sidalih error sehingga proses mengunggah data berhenti
                 atau  ketika  mengunggah  data  ternyata  muncul  data  ganda.  Tidak
                 mengherankan  jika  pihak  yang  berkepentingan  terhadap  data  pemilih,
                 seperti  Bawaslu,  parpol,  dan  peserta  Pemilu,  sering  memiliki  kesulitan
                 ketika mengakses Sidalih.


                 Untuk  mengantisipasi  berbagai  probelematika  tersebut,  KPU  Provinsi
                 Gorontalo melakukan sejumlah inovasi yang diantaranya adalah:

                                              BAB 8 – PENGALAMAN BAIK DI BERBAGAI DAERAH   367
   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387   388