Page 384 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 384

1. melakukan  pemetaan  secara  rigid  dan  detail  sebelum  melakukan
              pembicaraan ke suatu daerah. Hasil pemetaan dilakukan evaluasi untuk
              kemudian  dijadikan  bahan  dalam  melakukan  sosialisasi  yang  sudah
              berdasarkan format yang cocok.
           2. melakukan  identifikasi  masalah  melalui  pemetaan  daerah-daerah
              tertentu yang mengalami kesulitan jaringan atau wilayah yang memiliki
              blankspot untuk mengakses internet.
           3. memprioritaskan  tenaga-tenaga  khusus  di  wilayah-wilayah  yang
              memiliki kesulitasn akses ke internet tersebut.
           4. mempersiapkan petugas yang melakukan asistensi pada titik blankspot
              berasal dari PNS organik di Kabupaten/Kota.
           5. memberikan apresiasi secara khusus terhadap operator yang berkinerja
              bagus.
           6. mengembangkan  sebuah  sistim  aplikasi  yang  terkonsolidasi  intensif
              dengan KPU RI.

           Selain  itu,  permasalahan  yang  sering  dihadapi  KPU  Provinsi  Gorontalo
           dalam mengelola pemutakhiran data dengan menggunakan aplikasi sidalih
           diantaranya adalah lambatnya proses pelaporan pemutakhiran data yang
           disebabkan  faktor  minimnya  partisipasi masyarakat  dalam pemutakhiran
           data  serta  letak  geografis  yang  sebagian  sulit  dijangkau  dan  menunjang
           percepatan SIDALIH.

           Untuk  mengatasi berbagai problematika  tersebut,  KPU  Provinsi Gorontalo
           memanfaatkan tehnologi komunikasi dan informasi. KPU Provinsi Gorontalo
           membuat  pusat  layanan  SMS  di  Pilkada  2011.  Melalui  sistem  ini,  KPU
           kemudian  menginformasikan  tahapan  pemutakhiran  data  pemilih  yang
           dilaksanakan oleh PPS dan Pantarlih dan informasi tentang tahapan Pemilu
           kepada penyelenggara di tingkat bawah. Di Pilkada 2017, sistem ini kemudian
           lebih  dikembangkan  lagi  dengan  dukungan  laman  resmi  KPU  Provinsi
           Gorontalo dan pembuatan aplikasi di Sistem. KPU Provinsi Gorontalo juga
           melakukan  pemutakhiran  daftar  pemilih  melalui  SMS  center  pada  Pemilu
           2014. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat untuk mengakses
           data  pemilih.  Apabila  warga  negara  telah  terdaftar  dalam  daftar  pemilih,
           maka  secara  otomatis  mereka  akan  mendapat  pemberitahuan  informasi
           terdaftar  di  TPS  mana.  Sedangkan  jika  tidak  terdaftar,  maka  mereka
           mendapat  pemberitahuan  untuk  melapor  ke  PPS  terdekat  sesuai  alamat
           domisili. SMS center ini menggunakan biaya yang cukup murah.


    368     BAB 8 – PENGALAMAN BAIK DI BERBAGAI DAERAH
   379   380   381   382   383   384   385   386   387   388   389