Page 389 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 389

D.7. Mencegah PSU


                 Dinamika  politik  di  suatu  daerah  akan  mempengaruhi  dinamika
                 penyelenggaraan Pemilu. Kabupaten Talaud merupakan salah satu wilayah
                 yang  paling  dinamis  di  Provinsi  Sulawesi  Utara.  Salah  satu  kasus  yang
                 menonjol yang terjadi di wilayah ini adalah adanya kekecewaan masyarakat
                 karena  salah  satu  pasangan  bakal  calon  dibatalkan  oleh  KPU  Kabupaten
                 Talaud di Pilkada 2013. Pemungutan suara yang dilakukan pada tanggal 29
                 Oktober  2013  diwarnai  dengan  aksi  demontrasi  yang  diikuti  dengan
                 pemboikotan  pendirian  TPS  di  sejumlah  tempat.  Masyarakat  melakukan
                 penolakan  pelaksanaan  pemungutan  suara  di  dua  Desa  Riung  dan  Desa
                 Riung Utara. Seluruh KPPS dan PPS di wilayah tersebut mengundurkan diri
                 karena takut dan diancam, distribusi logistik dihalangi, dan lokasi pendirian
                 tempat  pemungutan  suara  diancam  akan  dibakar.  Selain  itu,  mengingat
                 letak geografisnya, akses di beberapa wilayah juga sangat sulit dijangkau.
                 Kondisi ini berakibat pada pemungutan suara di dua desa tersebut tidak
                 dapat dilaksanakan.


                 Mengatasi  situasi  yang  sulit  seperti  ini,  KPU  Provinsi  Sulawesi  Utara
                 kemudian  melakukan  tindakan  responsif  agar  proses  pemungutan  suara
                 tetap  dilaksanakan.  Setidaknya,  terdapat  dua  tindakan  yang  dilakukan,
                 yaitu:
                 1. melakukan  pengangkatan  KPPS  yang  dipilih  dari  unsur  pegawai  KPU
                    Kabupaten  Talaud.  Mereka  ditugaskan  untuk  mempersiapkan
                    pemungutan  suara  dua  hari  setelah  hari  pemungutan  suara  untuk
                    mendistribusikan  logistik,  untuk  pemberitahuan  memilih,  dan  untuk
                    mendirikan TPS.
                 2. mengantipasi  terjadinya  pengrusakan  fasilitas  sekolah  dan  fasilitas
                    pemerintah desa, maka KPU mendirikan TPS di tengah jalan. Tindakan
                    seperti ini tentu merupakan langkah yang sangat berani karena dalam
                    peraturan  perundangan  tidak  ada  satu  pun  pasal  yang  mengatur
                    demikian.  Di  daerah  lain  juga  belum  pernah  ada  yang  melakukan
                    tindakan  serupa  dan  tidak  ditemukan  dalam  yurisprudensi  putusan-
                    putusan lembaga peradilan Pemilu sejauh ini.


                 Tindakan responsif KPU Provinsi Sulawesi Utara membuahkan hasil. Meski
                 tindakan  itu  di  gugat  ke  MK,  namun  MK  memutuskan bahwa  KPU  telah
                 beritikad  baik  untuk  melaksanakan  pemungutan  suara  di  kedua  desa

                                              BAB 8 – PENGALAMAN BAIK DI BERBAGAI DAERAH   373
   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394