Page 774 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 774

"Lah terus formula kenaikan cuma dikali ke Pertumbuhan Ekonomi? (Ini) Lebih buruk dari PP 78,
              yang kenaikannya berdasarkan inflansi dan pertumbuhan ekonomi," kata Kahar. Sebagai contoh,
              kenaikan UMP/UMK 2020 adalah 8,51 persen.

              Berdasarkan Surat Kepala BPS Nomor B-246/BPS/1000/10/2019 Tanggal 2 Oktober 2019, inflasi
              pada tahun 2019 sebesar 3,39 persen, dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 persen.

              "Kalau hanya pertumbuhan ekonomi, berarti naiknya hanya 5,12 persen," ungkap dia.

              Sebagai informasi, berikut bunyi Pasal 88C yang akan ditambahkan ke dalam UU nomor 13 tahun
              2003 tentang ketenagakerjaan dalam RUU omnibus law cipta kerja.

              Pasal 88C  (1) Gubernur menetapkan upah minimum sebagai jaring pengaman.

              (2) Upah minimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan upah minimum provinsi.

              Kemudian pasal 88D  Pasal 88D  (1) Upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88C
              ayat (2) dihitung dengan menggunakan formula perhitungan upah minimum sebagai berikut:
              UMt+1 = UMt + (UMt x %PEt).

              "Sedangkan UMP Jawa Barat hanya Rp 1,81 juta," ucap dia.

              Beda UMR, UMK, dan UMP  Dalam penetapan pengupahan di Indonesia, ada sejumlah skema
              yang biasa diterapkan. Pemilihan skema ini yang kemudian memengaruhi besaran upah yang
              diterima pekerja dari pengusaha.

              Besarannya juga sangat tergantung dari masing-masing daerah yang umumnya menyesuaikan
              dengan harga kebutuhan pokok, tingkat inflasi, standar kelayakan hidup, dan  Upah minimum
              yang  dibayarkan  pengusaha  kepada  pekerja  ini  umumnya  ditetapkan  setiap  tahun  sekali.
              Kenaikan upah minimum dibahas bersama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja atau lebih
              dikenal dengan tripartit.

              Dalam skema pengupahan, orang mengenal Upah Minimum Regional (UMR). Meski sering jadi
              pakem dalam penyebutan upah, skema pengupahan dengan model UMR sebenarnya sudah tak
              lagi digunakan.

              Penerapan UMR diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 1 Tahun 1999. Aturan ini
              kemudian direvisi lewat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun
              2000, sehingga secara tidak langsung UMR kini sebenarnya sudah tak berlaku lagi.

              Dalam regulasi lawas itu, dijelaskan bahwa UMR merupakan upah minimum yang penetapannya
              dilakukan oleh gubernur yang menjadi acuan pendapatan buruh di wilayahnya.

              Dalam proses penetapannya, tim yang disebut Dewan Pengupahan melakukan survei kebutuhan
              hidup pekerja dari kebutuhan pangan, sandang, hingga rumah yang kemudian diperoleh angka
              Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

              Istilah  UMR  kemudian  digantikan  dengan  UMP  dan  UMK.  Meski  dalam  praktiknya  tak  lagi
              digunakan,  UMR  masih  sering  digunakan  dalam  penyebutan  upah  minumum,  bahkan  oleh
              sebagian orang lebih sering menyebut UMR ketimbang menggunakan UMP dan UMK.
              Melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000, UMR Tingkat
              I diubah menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP). Sementara, UMR Tingkat II diubah menjadi
              Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).





                                                           773
   769   770   771   772   773   774   775   776   777   778   779