Page 770 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 770

15 persen saja jumlah karyawan tetap? No job security untuk buruh Indonesia, apa ini tujuan
              investasi?
              negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Cuti haid dan melahirkan
              bagi pekerja perempuan hilang, karena hak upahnya atas cuti tersebut hilang. Cuti panjang dan
              hak cuti panjang juga hilang

              negative  -  Said  Iqbal  (Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia)  Dari  tujuh  isu  hasil
              kesepakatan  tersebut,  buruh  menolak  keras.  Karena  itulah,  sebanyak  2  juta  buruh  sudah
              terkonfirmasi akan melakukan mogok nasional yang berlokasi di lingkungan perusahaan masing-
              masing

              Ringkasan

              Sebanyak  32  federasi  dan  konfederasi  buruh  di  Indonesia  memutuskan  akan  melaksanakan
              unjuk  rasa  secara  nasional  yang  diberi  nama  mogok  nasional.  Belakangan,  berbagai  elemen
              serikat pekerja yang lain menyatakan dukungannya dan siap ikut serta dalam aksi serupa.

              BURUH MELAWAN RUU CIPTA KERJA, GELAR MOGOK NASIONAL 3 HARI

              Sebanyak  32  federasi  dan  konfederasi  buruh  di  Indonesia  memutuskan  akan  melaksanakan
              unjuk  rasa  secara  nasional  yang  diberi  nama  mogok  nasional.  Belakangan,  berbagai  elemen
              serikat pekerja yang lain menyatakan dukungannya dan siap ikut serta dalam aksi serupa.

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menjelaskan, terdapat 10 isu
              yang diusung oleh buruh dalam menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan.
              Kesepuluh isu tersebut berkaitan dengan PHK, sanksi pidana bagi pengusaha, TKA, UMK dan
              UMSK.

              Kemudian terkait pesangon, karyawan kontrak seumur hidup,  outsourcing  seumur hidup, waktu
              kerja, cuti dan hak upah atas cuti, serta jaminan kesehatan dan jaminan pensiun bagi pekerja
              kontrak  outsourcing.

              "Sepuluh isu tersebut telah dibahas oleh pemerintah bersama Panja Baleg RUU Cipta Kerja DPR
              RI  selama  5-7  hari  dan  sudah  menghasilkan  kesepakatan  kedua  belah  pihak.  Dan  sudah
              diputuskan oleh pemerintah dan DPR RI untuk dibawa ke dalam rapat paripurna DPR RI untuk
              disahkan menjadi Undang-undang," ujarnya dalam keterangannya, Senin (5/10).

              Menyikapi hal tersebut, pihaknya beserta puluhan federasi serikat buruh lainnya menyatakan
              menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan akan mogok nasional pada 6 sampai 8 Oktober
              2020.  Menurutnya,  hal  itu  sesuai  mekanisme  Undang-undang  Nomor  9  Tahun  1998  tentang
              kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

              "Mogok nasional ini rencananya diikuti 5 juta buruh di 25 provinsi dan hampir 10 ribu perusahaan
              dari berbagai sektor industri di seluruh indonesia, seperti industri kimia, energi, tekstil, sepatu,
              otomotif, baja, elektronik, farmasi, dan lain-lain," ungkapnya.

              Selain aksi mogok nasional, kata dia, buruh juga akan mengambil tindakan strategis lainnya
              sepanjang  waktu  sesuai  mekanisme  konstitusi  dan  perundang-undangan  yang  berlaku.
              Menurutnya, ada tiga isu harus diperiksa kembali yang tertuang kedalam pasal RUU Cipta Kerja
              karena dianggap merugikan buruh.

              "Dari 10 isu yang disepakati oleh pemerintah dan DPR, KSPI mencermati, katanya 3 isu yaitu
              PHK,  sanksi  pidana  bagi  pengusaha  dan  TKA  dikembalikan  sesuai  dengan  isi  UU  13/2003,"
              ucapnya.



                                                           769
   765   766   767   768   769   770   771   772   773   774   775