Page 775 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 775

Artinya  sebelum  penggunaan  istilah  UMP  dan  UMK,  semua  penyebutan  upah  minimum
              menggunakan UMR, baik Tingkat I maupun Tingkat II. UMP merupakan perubahan nama dari
              UMR Tingkat I yang penetapannya oleh gubernur.

              Sementara, UMK yang tak lain dulunya disebut UMR Tingkat II ini merupakan standar upah
              minimum yang berlaku di daerah tingkat kabupaten/kota, meski penetapannya tetap dilakukan
              oleh gubernur meski pembahasannya diusulkan oleh bupati atau wali kota.

              Jika  pada  suatu  kabupaten/kota  belum  bisa  mengusulkan  angka  UMK,  maka  gubernur
              menjadikan UMP sebagai acuan untuk pemberian upah di kabupaten/kota tersebut.

              Selain UMK dan UMP, ada dua istilah lain dalam aturan pengupahan. Pertama, Upah Minimum
              Sektoral (UMS) Provinsi, sebelumnya bernama Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat I.

              Adapun,  di  tingkat  kabupaten/kota,  dikenal  dengan  Upah  Minumum  Sektoral  (UMS)
              Kabupaten/Kota.  Sebelumnya,  sebelumnya  menggunakan  istilah  Upah  Minimum  Sektoral
              Regional Tingkat I.


























































                                                           774
   770   771   772   773   774   775   776   777   778   779   780