Page 571 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 571
Judul Omnibus Law UU Cipta Kerja Pangkas Sejumlah Hak Pekerja: Libur
Pekerja Dua Hari Seminggu Dihapus
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/06/omnibus-law-uu-
cipta-kerja-pangkas-sejumlah-hak-pekerja-libur-pekerja-dua-hari-
seminggu-dihapus
Jurnalis Ekarista Rahmawati Putri
Tanggal 2020-10-06 21:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
DPR mengesahkan omnibus law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang melalui rapat
paripurna, Senin (5/10/2020) di tengah banyaknya suara penolakan dari berbagai elemen
masyarakat sipil.
OMNIBUS LAW UU CIPTA KERJA PANGKAS SEJUMLAH HAK PEKERJA: LIBUR
PEKERJA DUA HARI SEMINGGU DIHAPUS
DPR mengesahkan omnibus law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang melalui rapat
paripurna, Senin (5/10/2020) di tengah banyaknya suara penolakan dari berbagai elemen
masyarakat sipil.
Selain dianggap banyak memuat pasal kontroversial, UU Cipta Kerja dinilai serikat buruh hanya
mementingkan kepentingan investor.
Salah satu yang mendapat banyak sorotan adalah omnibus law UU Cipta Kerja tersebut
memangkas sejumlah hak pekerja yang semula ada dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun
2003 tentang Ketenagakerjaan.
Dilansir oleh Kompas.com, ketentuan Pasal 79 yang mengatur waktu istirahat dan cuti pekerja
diubah.
Pasal 81 angka 23 UU Cipta Kerja mengubah Pasal 79 UU Ketenagakerjaan, pekerja wajib
diberikan waktu istirahat mingguan satu hari untuk enam hari kerja dalam satu minggu.
Ketentuan ini mengubah aturan dalam UU Ketenagakerjaan yang menyatakan, pekerja wajib
diberikan waktu istirahat mingguan satu hari untuk enam hari kerja dalam satu minggu atau dua
hari untuk lima hari kerja dalam satu minggu.
Selain itu, UU Cipta Kerja juga menghapus istirahat panjang dua bulan bagi pekerja yang telah
bekerja selama enam tahun berturut-turut.
570

