Page 569 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 569

Judul               Ratusan Akademisi se-Indonesia Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja
                Nama Media          tribunnews.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/06/ratusan-akademisi-
                                    se-indonesia-tolak-pengesahan-uu-cipta-kerja
                Jurnalis            Srihandriatmo Malau
                Tanggal             2020-10-06 21:40:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Fachrizal Afandi (None) RUU yang baru disahkan ini tidak hanya berisikan pasal-pasal
              bermasalah dimana nilai-nilai konstitusi (UUD 1945) dan Pancasila dilanggar bersamaan tetapi
              juga cacat dalam prosedur pembentukannya

              positive - Fachrizal Afandi (None) Bagaimana mungkin sebuah UU dapat dibentuk tidak sesuai
              prosedur.  Terlebih  lagi,  semua  proses  pembentukan  hukum  ini  dilakukan  di  masa  pandemi,
              sehingga sangat membatasi upaya memberi aspirasi untuk mencegah pelanggaran hak-hak asasi
              manusia



              Ringkasan

              Lebih dari 100 akademisi dari lebih 30 perguruan tinggi yang ada di Indonesia menandatangani
              pernyataan menolak  UU Cipta Kerja  yang baru saja disahkan DPR pada Senin (5/10/2020).
              Pengesahan  UU Cipta Kerja  atau  Omnibus Law  [OL] Cipta Kerja menurut mereka, terkesan
              dipaksakan dan di luar batas nalar yang wajar.



              RATUSAN AKADEMISI SE-INDONESIA TOLAK PENGESAHAN UU CIPTA KERJA

              Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau  , JAKARTA  - Lebih dari 100 akademisi
              dari lebih 30 perguruan tinggi yang ada di Indonesia menandatangani pernyataan menolak  UU
              Cipta Kerja  yang baru saja disahkan DPR pada Senin (5/10/2020). Pengesahan  UU Cipta Kerja
              atau  Omnibus Law  [OL] Cipta Kerja menurut mereka, terkesan dipaksakan dan di luar batas
              nalar yang wajar.

              "RUU yang baru disahkan ini tidak hanya berisikan pasal-pasal bermasalah dimana nilai-nilai
              konstitusi  (UUD  1945)  dan  Pancasila  dilanggar  bersamaan  tetapi  juga  cacat  dalam  prosedur
              pembentukannya," ujar akademisi dari FH Universitas Brawijaya Fachrizal Afandi saat dihubungi
              Tribunnews.com, Selasa (6/10/2020).



                                                           568
   564   565   566   567   568   569   570   571   572   573   574