Page 637 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 637
Judul Guru Besar UGM Ajak Publik Teriak Bersama Tolak Omnibus Law
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201006183645-20-
555136/guru-besar-ugm-ajak-publik-teriak-bersama-tolak-omnibus-law
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-06 20:42:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Zaenal Arifin Mochtar (Direktur Pukat FH UGM) Saya menawarkan bahwa kita harus
teriakkan bersama UU ini. Pembangkangan sipil barangkali atau apa istilahnya, silakan dipikirkan
itu
neutral - Jokowi (Presiden) Walaupun tidak akan berefek apa-apa karena setelah 30 hari itu
tetap akan menjadi UU, tetapi paling tidak ada pernyataan politik Presiden yang bisa menjadi
catatan kuat diproses ketiga (pengesahan)
negative - Zaenal Arifin Mochtar (pakar Hukum Tata Negara) Jadi paripurna itu seperti paripurna
cek kosong
neutral - Zaenal Arifin Mochtar (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada) Pilihan
terakhir tentu saja judicial review yang harus dilakukan, karena UU ini secara nyata menunjukkan
bahwa pemerintah dan DPR berjalan membelakangi partisipasi publik
neutral - Sigit Riyanto (Dekan FH UGM) Artinya, deliberasi (musyawarah) dari pembuatan UU
yang sekarang kita hadapi ini menunjukkan ada masalah, dan perlu direspon secara kritis dengan
harapan kita bisa memperbaiki kekurangan yang ada
Ringkasan
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada ( UGM ) Zaenal Arifin Mochtar menyatakan
penolakan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja perlu diiringi dengan desakan atau tekanan
dari publik secara meluas karena tak sedikit pihak yang dirugikan dari peraturan tersebut.
"Saya menawarkan bahwa kita harus teriakkan bersama UU ini. Pembangkangan sipil barangkali
atau apa istilahnya, silakan dipikirkan itu," tegas mantan Direktur Pukat FH UGM ini, dalam
konferensi pers virtual, pada Selasa (6/10).
GURU BESAR UGM AJAK PUBLIK TERIAK BERSAMA TOLAK OMNIBUS LAW
636

