Page 715 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 715

melibatkan kalangan pengusaha untuk membuat draft RUU Cipta Kerja ini, hingga diserahkan ke
              DPR.
              "Padahal Pasal 96 UU No. 12 tahun 2011 mengamanatkan adanya pelibatan masyarakat dalam
              proses  pembuatan  suatu  undang-undang,  namun  dalam  pembahasan  RUU  Cipta  Kerja,
              masyarakat tidak dilibatkan," katanya.

              Akibat tidak dilibatkannya masyarakat, banyak isi pasal  UU Cipta Kerja  yang merugikan pekerja.
              Misalnya tentang status kontrak, pemberlakukan UMP, pesangon, dimudahkannya tenaga kerja
              asing,  dan  lain-lain.  "Kami  menilai  seluruh  material  UU  Cipta  Kerja  merupakan  bentuk
              pelanggaran terhadap hak konstitusi buruh dan keluarganya," katanya.

              (Lihat  videonya:  Sepi  Wisatawan  Akibat  Pandemi,  Pariwisata  Bali  Kian  Terpuruk)    Saepul
              menegaskan,  untuk  itu  KRPI  akan  menempuh  jalur  perlawanan  dengan  mengajukan  judicial
              review ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menolak seluruh isi klaster ketenagakerjaan di UU
              Cipta Kerja. KRPI pun berharap seluruh komponen gerakan Serikat Pekerja di Indonesia kompak
              menolak UU Cipta Kerja yang sangat merugikan rakyat pekerja ini.

              (ysw).


























































                                                           714
   710   711   712   713   714   715   716   717   718   719   720