Page 802 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 802
Judul Pemuka Agama Dorong Seluruh Umat Gugat UU Ciptaker ke MK
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201006151028-20-
554995/pemuka-agama-dorong-seluruh-umat-gugat-uu-ciptaker-ke-mk
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-06 16:08:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Mery Kolimon (Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT)) Sangat
penting bahwa kita menempuh proses-proses, kalau sekarang menjadi UU maka masih
dimungkinkan kalau secara konstitusional untuk judicial review
neutral - Mery Kolimon (Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT)) Kami
mendorong masyarakat sipil menempuh proses Judicial Review UU Ciptaker demi hal yang
sangat mendasar bagi kehidupan bangsa, keadilan sosial dan juga bagi kelestarian hidup
neutral - Mery Kolimon (Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT)) Sebagai
aktivis perempuan kami juga melihat RUU yang sekarang menjadi UU ini akan makin
memperkuat kerentanan pekerja perempuan
negative - Kiai NU KH Mustofa Bisri (None) Akhir-akhir ini dalam beberapa tahun terakhir, DPR
semakin tidak bisa dengar suara rakyat sendiri, bagi saya ini merupakan penyelewengan
kekuasaan
neutral - Ulil Abshar Abdalla (Cendekiawan Islam) Tugas kaum beragama bukan memberikan
legitimasi kepada orang-orang yang punya kekuasaan besar, baik politik, ekonomi, dan budaya.
Tugas orang beragama adalah menyuarakan suara kenabian yaitu suara prosetif
Ringkasan
Pemuka Agama se-Indonesia sepakat untuk secara tegas menolak Undang-undang Omnibus
Law Cipta Kerja yang ( Ciptaker ) baru saja disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Senin
(5/10) kemarin.
Sebagian dari mereka bahkan ada yang menjadi inisiator pembuatan petisi daring yang per
Selasa (6/10) pukul 14.20 WIB sudah ditandatangani 827 ribu lebih orang.
PEMUKA AGAMA DORONG SELURUH UMAT GUGAT UU CIPTAKER KE MK
801

