Page 831 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 831
Judul Menaker Bantah RUU Cipta Kerja Bikin Buruh Rentan PHK
Nama Media viva.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1309255-menaker-bantah-ruu-
cipta-kerja-bikin-buruh-rentan-phk
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-06 15:25:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Sangat prematur apabila secara tergesa-gesa kita
menyimpulkan bahwa RUU Cipta Kerja akan rentan terhadap PHK pekerja/buruh. Padahal
semangat yang dibangun dalam RUU Cipta Kerja ini justru untuk memperluas penyediaan
lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas perlindungan bagi pekerja/buruh, utamanya
perlindungan bagi pekerja/buruh yang mengalami PHK melalui program Jaminan Kehilangan
Pekerjaan (JKP)
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Terdapat 2 hal penting yang dilakukan oleh pemerintah, yaitu
pertama mengintensifkan dialog dengan pemangku kepentingan, utamanya unsur
pekerja/buruh, dan pengusaha dengan dibantu jejaring kementerian/lembaga terkait, serta
pemerintah daerah, khususnya dinas-dinas yang membidangi urusan ketenagakerjaan di daerah
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, menepis anggapan banyak pihak yang
menyebut RUU Cipta Kerja menyebabkan buruh akan rentan terkena PHK. Selain itu, Ida juga
membantah pandangan sejumlah pihak yang menyebut instrumen Omnibus Law akan banyak
merugikan para pekerja dan buruh.
Menurut Ida, semangat UU Cipta Kerja justru untuk memperluas penyediaan lapangan kerja,
serta meningkatkan kualitas perlindungan bagi pekerja atau buruh.
MENAKER BANTAH RUU CIPTA KERJA BIKIN BURUH RENTAN PHK
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, menepis anggapan banyak pihak yang
menyebut RUU Cipta Kerja menyebabkan buruh akan rentan terkena PHK. Selain itu, Ida juga
membantah pandangan sejumlah pihak yang menyebut instrumen Omnibus Law akan banyak
merugikan para pekerja dan buruh.
830

