Page 829 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 829
Judul Menaker: Baca UU Cipta Kerja secara Utuh, Banyak Aspirasi Pekerja
Diakomodasi
Nama Media kompas.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://nasional.kompas.com/read/2020/10/06/15343141/menaker-
baca-uu-cipta-kerja-secara-utuh-banyak-aspirasi-pekerja-diakomodasi
Jurnalis Rakhmat Nur Hakim
Tanggal 2020-10-06 15:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah meminta para pekerja dan buruh yang hendak melakukan
aksi mogok nasional membaca Undang-undang (UU) Cipta Kerja secara utuh.
Ia mengklaim dalam UU tersebut banyak aspirasi pekerja yang diakomodasi pemerintah sehingga
aksi mogok nasional dinilainya tak relevan.
MENAKER: BACA UU CIPTA KERJA SECARA UTUH, BANYAK ASPIRASI PEKERJA
DIAKOMODASI
JAKARTA, - Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah meminta para pekerja dan buruh yang hendak
melakukan aksi mogok nasional membaca Undang-undang (UU) Cipta Kerja secara utuh.
Ia mengklaim dalam UU tersebut banyak aspirasi pekerja yang diakomodasi pemerintah sehingga
aksi mogok nasional dinilainya tak relevan.
Hal itu disampaikan Ida lewat keterangan tertulis yang diunggah di akun instagram Kementerian
Tenaga Kerja, Selasa (6/10/2020).
"Pertimbangkan rencana mogok ulang itu.
Ia menyebutkan beberapa aspirasi pekerja yang diakomodir dalam UU tersebut seperti ketentuan
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), tenaga kerja alih daya ( outsourcing ), syarat PHK,
dan upah yang masih mengacu pada UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Ia pun mengatakan UU Cipta Kerja juga masih mengakui adanya Upah Minimum Kota/Kabupaten
(UMK).
Kendati demikian, ia menyadari tak semua aspirasi para buruh dan pekerja dapat diakomodasi
pemerintah dan DPR.
828

