Page 491 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 491
Judul Kadin Ungkap Sektor Usaha yang Sulit Bayar THR Pekerja
Nama Media tempo.co
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://bisnis.tempo.co/read/1460350/kadin-ungkap-sektor-usaha-
yang-sulit-bayar-thr-pekerja
Jurnalis Antara
Tanggal 2021-05-07 18:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Anton J. Supit (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia
Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) Terserah pemerintah, kan katanya ada
sanksi. Silakan saja pemerintah yang urus karena ini sudah di luar kemampuan kami
negative - Anton J. Supit (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia
Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) SE Menaker menyebutkan bahwa tidak
memberikan peluang bagi yang tidak mampu. Itu hanya menekankan, bagi yang mampu minimal
1 minggu sebelum Lebaran harus bayar. Yang tidak mampu harus lapor ke pemda, tapi paling
lambat 1 hari sebelum Lebaran harus bayar. Jadi tidak ada kata lain, harus bayar
negative - Anton J. Supit (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia
Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) Kita tahu pandemi ini kan melanda bukan
cuma kita tapi juga dunia. Kedua, ini juga bukan kesalahan perusahaan tapi force majeure.
Mestinya ini keadaan tidak normal tapi dipaksakan supaya melakukan hal normal (membayar
THR penuh)
neutral - Anton J. Supit (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia
Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) Semestinya kebijakan yang keluar itu
(perusahaan) yang betul-betul tidak mampu (soal THR) silakan berunding bipartit karena yang
paling tahu kondisi di dalam perusahaan adalah manajemen dan karyawan. Kedua, kita ini hanya
mau ambil telur atau ayamnya yang kita pertahankan? Yang bijaksana harusnya seperti itu
Ringkasan
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Anton J.
Supit mengakui pengusaha di sejumlah sektor masih kesulitan untuk bisa membayar Tunjangan
Hari Raya (THR) penuh bagi para karyawannya. Ia pun mengaku pasrah jika nantinya ada
perusahaan yang dikenakan denda dan sanksi administratif sesuai Peraturan Pemerintah Nomor
36 tahun 2021 tentang Pengupahan.
490

