Page 74 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 FEBRUARI 2021
P. 74
Judul Tak Bergeming, Buruh Tetap Tolak UU Cipta Kerja dan Aturan
Turunannya
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/346562/34/tak-bergeming-buruh-
tetap-tolak-uu-cipta-kerja-dan-aturan-turunannya-1614240166
Jurnalis Michelle Natalia
Tanggal 2021-02-25 16:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Seharusnya pemerintah tidak menandatangani atau membuat
PP turunan terkait kluster ketenagakerjaan. Pilihan buruh Indonesia sesuai apa yang
disampaikan Presiden, mengajukan kepada mekanisme hukum bila tidak setuju keberadaan UU
Cipta Kerja
neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) Di PP 35 dan UU Cipta Kerja, kegiatan pokok dan penunjang
boleh menggunakan outsourcing, ini perbudakan zaman modern. Sudah upahnya murah,
kontraknya berulang-ulang dan disuruh lewat outsourcing, itu kan kerja rodi. Itu yang disebut
perbudakan modern
neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) UMK di PP 36 ditegaskan mengikuti aturan UMP, kalau UMP
yang berlaku itu memiskinkan buruh secara struktural dan kembali pada upah murah
Ringkasan
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI),Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
(KSPSI) dan serikat buruh lainnya masih menolak Undang Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker)
dan aturan turunannya. Beberapa waktu lalu, pemerintah secara resmi menerbitkan 51 aturan
turunan UU Ciptaker yang terdiri dari 47 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden
(Perpres). Secara khusus, Said menolak 4 PP turunan kluster ketenagakerjaan yang dinilai akan
membuat buruh makin terperosok
TAK BERGEMING, BURUH TETAP TOLAK UU CIPTA KERJA DAN ATURAN
TURUNANNYA
Serikat pekerja masih terus menentang UU Cipta Kerja beserta aturan turunannya. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI),Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh
73

