Page 336 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 AGUSTUS 2020
P. 336
Judul BPJAMSOSTEK serahkan data 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi
upah
Nama Media antaranews.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/1686670/bpjamsostek-serahkan-
data-25-juta-calon-penerima-bantuan-subsidi-upah
Jurnalis Erafzon Saptiyulda AS
Tanggal 2020-08-25 11:16:04
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Dari jumlah tersebut kami serahkan pada tahap pertama sebanyak 2,5 juta data peserta Jakarta
- BPJAMSOSTEK menyerahkan data 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) untuk
gelombang pertama pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Senin (24/8), dan
akan diikuti dengan data berikutnya sebagai bagian dari tahap berikutnya.
BPJAMSOSTEK SERAHKAN DATA 2,5 JUTA CALON PENERIMA BANTUAN SUBSIDI
UPAH
Dari jumlah tersebut kami serahkan pada tahap pertama sebanyak 2,5 juta data peserta Jakarta
- BPJAMSOSTEK menyerahkan data 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) untuk
gelombang pertama pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Senin (24/8), dan
akan diikuti dengan data berikutnya sebagai bagian dari tahap berikutnya.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa,
mengatakan penyerahan dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan dengan Kemenaker
untuk mempermudah proses rekonsiliasi, monitoring dan mempertimbangkan prinsip kehati-
hatian dalam pelaksanaan program BSU.
Agus menjelaskan dari target calon penerima BSU 15,7 juta, saat ini telah terkumpul sebanyak
13,7 juta nomor rekening, dan sudah divalidasi berlapis hingga 3 tahap dan jumlah data yang
tervalidasi mencapai 10 juta. "Dari jumlah tersebut kami serahkan pada tahap pertama sebanyak
2,5 juta data peserta".
Gelombang penyerahan data berikutnya akan dilakukan secara bertahap (batch) hingga seluruh
rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.
Saat ini masih terdapat sekitar 2 juta pekerja yang nomor rekeningnya belum diterima
BPJAMSOSTEK. "Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk segera
menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja,
paling lambat 30 Agustus 2020," ujarnya.
335

