Page 29 - SKI jld 4-16 2015 Resivi Assalam
P. 29
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 4
1400-1511 M: Masa kuasaan kesultanan Malaka. Selama berkuasa, kesultanan
Malaka aktif menjalin hubungan dengan berbagai kerajaan,
termasuk Kekaisaran Cina (Tiongkok). Keberhasilan dalam
hubungan diplomasi dengan Tiongkok memberi manfaat akan
kestabilan pemerintahan baru di Malaka sehingga di kemudian
hari Malaka berkembang menjadi pusat perdagangan di Asia
Tenggara dan juga menjadi salah satu pangkalan armada Ming.
1419 M: Maulana Malik Ibrahim, wali pertama dari jajaran Wali Sanga,
wafat. Bentuk nisan dan tulisan pada makamnya sama dengan
bentuk nisan dan tulisan pada makam Ratu Nahsrisyah
1424 M: Ratu Nahsrisyah dari Samudra Pasai wafat.
1424-1444: Masa kekuasaan Sultan Muhammad Syah
1428: Abdul Karim al-Jili wafat
1445-1458: Masa kekuasaan Sultan Muzaffar Syah
1467: Angka tahun Prasasti Pengkalan Kempas
1485: Syaikh Abdullah Shattar wafat
1488-1511: Masa kekuasaan Sultan Mahmud Syah
1498 M: Sunan Bonang dipilih oleh sultan Demak yang pertama, untuk
menjadi imam pertama masjid agung Demak. Dalam tugasnya
itu dia dibantu oleh Sunan Kalijaga, Ki Ageng Selo dan wali yang
lain. Di bawah pimpinannya, Masjid Demak segera berkembang
menjadi pusat keagamaan dan kebudayaan terkemuka di pulau
Jawa. Tetapi beberapa tahun kemudian, dia berselisih pandangan
dengan Sultan Demak dan memutuskan untuk mngundurkan
diri dari jabatannya sebagai imam masjid agung.
1511: Ditalukkannya Malaka oleh Portugis
1514-1530: Ali Mughayat Shah berkuasa, ia adalah raja pertama yang
meletakkan fondasi bagi berkembangnya Aceh sebagai sebuah
kerajaan paling terkemuka di Nusantara abad ke-17.
1516-1700 M: Masa kekuasaan Kerajaan Aceh Darussalam
1516 M: Sebuah kerajaan Islam, yaitu Aceh Darussalam muncul tidak jauh
dari bekas tapak kerajaan Samudra Pasai.
15