Page 31 - SKI jld 4-16 2015 Resivi Assalam
P. 31
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 4
1607: Kerajaan Gowa menerima Islam secara resmi.
1607-1636: Masa kekuasan raja Aceh Sultan Iskandar Muda.
1609: Kerajaan Gowa menaklukkan Sidénréng dan Soppéng
1610: Kerajaan Gowa menaklukkan Wajo
1611: Kerajaan Gowa menaklukkan Boné.
1613: Ditulis dalam huruf Jawi, Sejarah Melayu ditulis oleh Tun Sri
Lanang, tidak lama setelah Malaka jatuh ke tangan Portugis
1620: Masa pemerintahan Batu Putih atau Sultan Rahmatullah
1621 M: Awal mulai dirayakannya Tradisi ritual yang lebih populer dengan
sebutan maudu lompoa (Maulid Besar), salah satu perayaan
Maulid besar yang berlangsung di Desa Cikoang, Kabupaten
Takalar
1626, 3 Juli: Syekh Yusuf dilahirkan di Gowa yang merupakan keturunan
Gallarang Moncongloe. Masa kecil tokoh ini dihabiskan di
Gowa, lalu belajar Islam di Aceh, Yaman, Hijaz (Mekkah), Syam,
Damaskus, dan Damsyik.
1634: Kitab karangan al-Raniri, Sirat al-Mustaqiem (Jalan Lurus), ditulis
sebagai kitab fiqih pertama yang lengkap dalam bahasa Melayu
1636 M: Sultan Iskandar Muda wafat
1637 M: Nuruddin al-Raniri mengeluarkan fatwa bahwa ajaran tasawuf
Hamzah Fansuri dan murid-muridnya tergolong sesat. Buku-
buku yang memuat ajaran tasawuf yang sealiran dengan ajaran
Hamzah Fansuri dibakar sehingga banyak yang musnah.
1637: Ar-Raniri datang ke Aceh, segera setelah Iskandar Muda dan
Syamsuddin meninggal dunia.
1637: Bustan as-Salatin fi Dhikr al-Awwalin wa’l-Akhirin, merupakan
karya sejarah yang ekstensif yang ditulis Nuruddiun ar-Raniri
mendapat titah dari Sultan Iskandar Thani, yang memang
menjadi pelindungnya selama berkarir di Kerajaan Aceh.
1642: Bustan al-Salatin (Taman Para Sultan), judul lengkapnya Bustan
al-Salatin fi Zikri al-Awwalin wa al-Akhirin ditulis dan merupakan
campuran karya ketatanegaraan dan sejarah
17