Page 30 - SKI jld 4-16 2015 Resivi Assalam
P. 30
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 4
1532-1570: Masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin
1546-1565: Masa pemerintahan raja Gowa X (Raja I Manriogau Daeng Bonto
Karaeng Lakiung Tonipalangga Ulaweng), pada masa ini sudah
terbentuk perkampungan orang Melayu di Sulawesi Selatan.
1550: Islam mulai berkembang di Banjar dan menguat dengan
berdirinya kesultanan Banjar yang mendapat bantuan dari
kesultanan Demak
1563: Syaikh Muhammad Al-Ghaut wafat, khalifah Shattariyah di
India yang berhasil mengembangkan tarekat Syattariyah ke arah
sinkretisme Hindu sejak didirikan oleh Syaikh Abdullah Shattar.
1568 M: Nuruddin al-Raniri lahir. Ulama keturunan India Arab ini lahir di
Ranir, Gujarat, India.
1579: Kerajaan Pajajaran kalah oleh kekuatan Islam
1582: Setelah agak lama belajar di Tarim, Arab, Nuruddin al-Raniri
menunaikan ibadah haji di Mekkah
1585 : Kropak Kropak Maulana Malik Ibrahim dibawa oleh pelaut-pelaut
Belanda dari pelabuhan Sedayu dekat Tuban menuju Eropah.
1588-1604: Masa memerintah Sultan ‘Alau’d-Din Ri’ayat Syah
1590: Hamzah Fansuri wafat. Ia adalah seorang penyair sufi yang
berasal dari Barus (Baros), Sumatera. Hamzah Fansuri bekerja di
Kesultanan Aceh dan merupakan salah satu orang Asia Tenggara
pertama yang menunaikan haji ke Mekkah. Dalam sejarahnya,
ia dianggap sebagai penyair pertama yang menuliskan ide-ide
wahdatul wujud dalam Bahasa Melayu.
1602: Teks Taj as-Salatin ditulis Bukhari al-Jauhari. Teks tersebut ditulis
besar kemungkinan, masa kekuasaan Sultan Alauddin Ri’ayat
Syah Sayid al-Mukammil di Kerajaan Aceh.
1603: Kerajaan Luwuq pertama kali menerima Islam secara resmi
1603-1611: Fase pengislaman Sulawesi Selatan secara politis dan militer.
1603 M: Bukhari al-Jauhari menyusun karya bercorak adab, yaitu Taj al-
Salatin (Mahkota Raja-raja,)
1606: Syeikh Sibghatallah wafat
16