Page 139 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 139

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           Pendidikan Islam dan Sistem Pendidikan Nasional





           Sebelum membahas sistem pendidikan Islam, penting memberikan penjelasan
                                                                                              Sistem dan
           tentang  tempat  dan  kedudukannya  dalam  sistem  pendidikan  nasional           kelembagaan
           Indonesia. Sistem  dan kelembagaan pendidikan Islam Indonesia sejak dari        pendidikan Islam
           tingkat  dasar, menengah dan tinggi  merupakan bagian  integral dari  sistem     Indonesia sejak
           pendidikan nasional secara keseluruhan. Sistem dan kelembagaan pendidikan       dari tingkat dasar,
           Islam  (tradisional)  seperti  pesantren,  pondok,  surau  atau  dayah  berkembang   menengah dan tinggi
                                                                                           merupakan bagian
           sejak masa awal penyebaran Islam di Indonesia (lihat artikel Muhammad Hisyam   integral dari sistem
           dalam jilid ini). Jadi, sistem dan lembaga pendidikan Islam merupakan tumbuh   pendidikan nasional
           dan berkembang jauh sebelumnya datangnya pendidikan moderen berbasis-          secara keseluruhan.
           Belanda yang terutama mulai diperkenalkan pemerintah sejak 1860-an.

                                                                                         Kehadiran pendidikan
           Kehadiran pendidikan Barat menciptakan ‘dikotomi’ antara pendidikan Islam       Barat menciptakan
           tradisional  (pesantren,  pondok,  surau,  dan  dayah)  pada  satu  pihak  dengan   ‘dikotomi’ antara
           pendidikan Barat moderen. Pendidikan Islam tradisional hampir sepenuhnya        pendidikan Islam
           mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam seperti tauhid, fiqh, tafsir, bahasa Arab dan   tradisional (pesantren,
           semacamnya. Sedangkan pendidikan Barat moderen sepenuhnya berisi ilmu-         pondok, surau, dan
           ilmu ilmu, bahkan tanpa menyertakan pelajaran agama.                          dayah) pada satu pihak
                                                                                          dengan pendidikan
                                                                                        Barat modern. Dikotomi
           Dikotomi tersebut berlanjut setelah kemerdekaan Indonesia sampai akhir 1980-    tersebut berlanjut
           an ketika UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No 2/1989 diberlakukan.    setelah kemerdekaan
                                                                                           Indonesia sampai
           Dalam undang-undang ini sistem pendidikan Islam diakui secara hukum sebagai    akhir 1980-an ketika
           bagian integral sistem pendidikan nasional. Ketentuan hukum ini kemudian      UU Sistem Pendidikan
           dikukuhkan dalam UU Sisdiknas No 20/2003 yang merupakan amandemen UU          Nasional (Sisdiknas) No
           Sisdiknas No 2 Tahun 1989.                                                     2/1989 diberlakukan.
                                                                                         Dalam undang-undang
           Dalam UU Sisdiknas tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dinyatakan      ini sistem pendidikan
                                                                                           Islam diakui secara
           sebagai penanggungjawab pendidikan nasional. Meski demikian, Kementerian         hukum sebagai
           Agama diakui dalam Undang-undang tersebut sebagai penyelenggara               bagian integral sistem
           pendidikan nasional.                                                           pendidikan nasional.
























                                                                                                 123
   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144